SUNGAI TABUK, Jumat (28/06/2024) – Pasar Terapung Lok Baintan di Kalimantan Selatan menawarkan pengalaman wisata yang tak terlupakan bagi pengunjung dari dalam dan luar negeri. Pasar tradisional ini telah menjadi salah satu ikon pariwisata paling dicari di Kalimantan Selatan.Terletak di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Sungai Tabuk, dengan latar belakang pemandangan sungai yang menawan.

Para pengunjung dapat merasakan sensasi unik berbelanja di atas jukung, perahu tradisional yang meluncur di Sungai Martapura yang tenang. Mereka bisa menikmati keindahan alam sambil berinteraksi dengan budaya setempat yang ramah. Akses ke lokasi bisa dilakukan dengan dua cara alternatif, yakni menyusuri Sungai Martapura dengan kelotok selama 30 menit atau menggunakan kendaraan darat dari Banjarmasin dalam rentang waktu 40 menit hingga 1 jam.
Ahmad, seorang pengunjung lokal, mengungkapkan bahwa perjalanan dari Banjarmasin ke Pasar Lok Baintan sangat mudah diakses melalui Google Maps tanpa hambatan macet, memungkinkan kedatangan pada pukul 5:30 pagi. Biaya masuk ke pasar ini terjangkau, hanya Rp 10.000 per orang, meskipun belum termasuk biaya sewa jukung yang bervariasi tergantung ukuran dan durasi sewanya.
Di pasar ini, puluhan perahu kayu diatur rapi menjadi miniatur toko yang menjual berbagai hasil pertanian lokal seperti buah-buahan, sayuran, dan makanan khas Banjar seperti Serabi, kue cucur, serta soto Banjar. Produk lokal berupa kerajinan tangan seperti tas tikar dan kain sasirangan juga tersedia dari para pengrajin setempat.
Pasar Terapung Lok Baintan bukan hanya destinasi belanja yang menarik, tetapi juga menyajikan atraksi budaya seperti pertunjukan tarian, musik tradisional, dan pantun Banjar yang mempesona, dipersembahkan oleh pedagang yang ingin memperkenalkan warisan budaya mereka kepada pengunjung.
Dengan semua daya tariknya, Pasar Terapung Lok Baintan menjadi destinasi yang memperkaya pengalaman budaya dan alam bagi setiap pengunjung yang datang.
(Rhn)








