Makassar – Gerakan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Bersatu (AMPB) kembali mencuri perhatian. Setelah sebelumnya menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Cabang PT Pelni Makassar di Jalan Sudirman, mereka kini merencanakan aksi lanjutan yang semakin menguatkan tuntutan transparansi terkait pemenang tender BBM 2024 yang melibatkan PT Wisan Petro Energi.
Dalam aksi sebelumnya, mahasiswa yang dipimpin oleh Idam mendesak keterbukaan PT Pelni terkait kerja sama dengan PT Wisan. Namun, pertemuan mereka dengan Kepala Cabang PT Pelni Makassar, Darman, tak membuahkan hasil yang diharapkan.
Darman, yang baru saja menjabat sebagai pimpinan cabang, menegaskan bahwa urusan tender dan kontrak sepenuhnya berada di bawah kewenangan kantor pusat.
“Semua proses tender dan pengelolaan kontrak berada di pusat. Kami di cabang hanya menjalankan arahan. Bahkan, dokumen terkait pun tidak tersedia di sini,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pengawasan teknis penyaluran BBM dilakukan oleh Sucofindo sebagai pihak yang ditunjuk.
Pada Sabtu (15/3/2025), di Sekretariat Skarda, Kota Makassar, perwakilan dari 11 organisasi yang tergabung dalam AMPB—termasuk KAMI DPP, Garis Sulsel, dan HMI Komdak—sepakat untuk melanjutkan perjuangan mereka dengan menggelar aksi di depan kantor PT Wisan Petro Energi.
Mereka menilai masih ada indikasi ketidakwajaran dalam proses tender BBM yang perlu ditelusuri lebih dalam. Idam, selaku koordinator aksi, mengungkapkan adanya dugaan upaya meredam gerakan mereka sebelum aksi di PT Pelni.
“Sebelum kami menduduki kantor PT Pelni, ada dugaan seorang oknum mencoba meredam kami dengan meminta nomor rekening. Hal ini menjadi alasan kuat bagi kami untuk menelusuri lebih dalam,” tegasnya.
Hingga berita ini ditulis, pihak PT Wisan Petro Energi belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana aksi tersebut. Mahasiswa berharap aksi lanjutan ini dapat membuka tabir ketidakterbukaan yang selama ini mereka kritik serta memperkuat pengawasan publik terhadap proses pengadaan dan kerja sama yang melibatkan instansi besar.
(Red)








