Batu, Malang, 21 Juli 2025 – Dalam langkah revolusioner yang akan mengubah wajah pelayanan ibadah haji di Jawa Timur, Lembaga Dakwah (LD) Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar Program Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional. Kegiatan prestisius ini berlangsung selama 7 hari penuh, dari tanggal 20-26 Juli 2025, di Hotel Asida yang strategis di Kota Wisata Batu, Malang.
## Kolaborasi Strategis Multi-Institusi Demi Kualitas Pelayanan Haji
Program ambisius ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara lima institusi terkemuka: LD PWNU Jawa Timur sebagai penyelenggara utama, LD Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjend PHU) Kementerian Agama RI, Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, dan Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung.
“Ini bukan sekadar program pelatihan biasa, tetapi investasi jangka panjang untuk masa depan pelayanan haji yang berkualitas di Jawa Timur,” tegas Ketua LD PWNU Jawa Timur, KH. Syukron (Abah Syukron), dalam laporannya yang komprehensif.
## Antusiasme Luar Biasa: 96 Kader Terpilih dari Seluruh Penjuru Jawa Timur
Minat kader NU terhadap program ini terbilang fenomenal. Dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur, sebanyak 96 peserta terpilih mengikuti program intensif ini. Para peserta merupakan representasi dari Lembaga Dakwah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LD PCNU) se-Jawa Timur yang telah melalui seleksi ketat.
“Jumlah 96 peserta ini menunjukkan antusiasme luar biasa dari kader NU. Mereka datang dari Surabaya, Malang, Kediri, Jember, Banyuwangi, Probolinggo, Pasuruan, Mojokerto, Gresik, Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Ngawi, Madiun, Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, dan seluruh daerah lainnya di Jawa Timur,” ungkap Abah Syukron dengan penuh kebanggaan.
## Dukungan Penuh dari Pimpinan Tertinggi NU Jawa Timur
Pembukaan program bergengsi ini mendapat perhatian khusus dari jajaran pimpinan tertinggi PWNU Jawa Timur. Ketua PWNU Jawa Timur yang diwakili oleh Prof. Dr. KH. Masyukiri hadir langsung memberikan sambutan pembuka yang inspiratif dan penuh motivasi.
“Pembimbing ibadah haji adalah ujung tombak pelayanan ibadah haji. Mereka harus mampu membimbing jamaah dengan tiga pilar utama: ilmu yang mendalam, kesabaran yang tak terbatas, dan keikhlasan yang tulus,” tegas Prof. Masyukiri dalam sambutannya yang mendalam.
Lebih lanjut, akademisi sekaligus ulama terkemuka ini menekankan visi besar program tersebut. “Tujuan utama sertifikasi ini adalah menyiapkan kader NU sebagai petugas haji yang tidak hanya profesional, tetapi juga berintegritas tinggi. Dengan demikian, mereka dapat memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji dan membantu mereka menjalankan ibadah haji dengan lancar dan bermakna.”
## Apresiasi Tinggi dari Kementerian Agama Jawa Timur
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap inisiatif LD PWNU Jawa Timur ini. Dalam pengarahan khususnya, pejabat senior Kemenag ini menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam.
“Saya sampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya atas peran strategis LD PWNU Jawa Timur dalam menyiapkan kader NU menjadi petugas haji yang profesional. Ini merupakan investasi yang sangat baik untuk masa depan pelayanan haji di Indonesia,” ucap Dr. Sruji dengan penuh penghargaan.
Lebih detail, dia menjelaskan signifikansi program ini. “Sertifikasi ini memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan kader NU dalam penguasaan ilmu manasik haji secara komprehensif. Mereka disiapkan untuk menjadi pembimbing yang efektif dan efisien bagi jamaah haji, mampu memberikan panduan yang tepat dalam setiap tahapan ibadah haji.”
“Selamat dan sukses untuk para kader NU dalam menjalankan Sertifikasi Pembimbing Haji Profesional ini. Semoga menjadi berkah dan manfaat bagi umat,” tambahnya dengan tulus.
## Pembukaan Resmi oleh Rektor UIN SATU Tulungagung
Pembukaan resmi program bergengsi ini dipercayakan kepada Rektor Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung. Dalam pengarahan pembukanya, sang rektor menekankan bobot dan signifikansi program ini dalam konteks pelayanan haji nasional.
“Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional ini merupakan amanah langsung dari Kementerian Agama Republik Indonesia untuk menyiapkan tenaga petugas haji yang benar-benar profesional dan berstandar nasional,” tegasnya dengan tegas.
Rektor yang berpengalaman luas dalam bidang pendidikan Islam ini melanjutkan visinya. “Dengan adanya sertifikasi berkualitas tinggi ini, kami berharap para kader NU dapat menjadi pembimbing haji yang tidak hanya profesional dan berintegritas, tetapi juga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji dengan standar internasional.”
## Kurikulum Komprehensif: 7 Hari Pembelajaran Intensif
Program sertifikasi ini dirancang dengan kurikulum yang sangat komprehensif selama 7 hari penuh pembelajaran intensif. Materi pembelajaran mencakup berbagai aspek krusial yang harus dikuasai oleh seorang pembimbing haji profesional.
### Materi Inti Program:
**1. Fiqih Haji Mendalam**
– Hukum-hukum ibadah haji secara detail
– Rukun dan syarat sah ibadah haji
– Berbagai madzhab dalam pelaksanaan haji
– Solusi fiqih untuk situasi darurat dalam haji
**2. Manajemen Pelayanan Jamaah**
– Teknik komunikasi efektif dengan jamaah
– Penanganan jamaah dengan kebutuhan khusus
– Manajemen grup dan koordinasi tim
– Penyelesaian konflik dan masalah di lapangan
**3. Praktik Manasik Haji Komprehensif**
– Simulasi seluruh rangkaian ibadah haji
– Praktik di maket Ka’bah dan area haji lainnya
– Latihan bimbingan praktis untuk jamaah
– Teknik pembelajaran yang efektif
**4. Pengetahuan Geografis dan Logistik**
– Peta dan tata letak Masjidil Haram dan Madinah
– Sistem transportasi di Arab Saudi
– Pengenalan fasilitas kesehatan
– Manajemen logistik jamaah
**5. Psikologi dan Pastoral Care**
– Pendampingan psikologis jamaah
– Penanganan stress dan kecemasan
– Motivasi spiritual selama perjalanan
– Konseling dasar untuk jamaah
## Harapan dan Doa dari Pimpinan Program
KH. Syukron (Abah Syukron) selaku Ketua LD PWNU Jawa Timur mengungkapkan harapan dan doa terbaiknya untuk kesuksesan program ini. “Semoga seluruh peserta diberikan kesehatan yang prima, kemudahan dalam menyerap ilmu, dan yang terpenting, lulus seratus persen dalam sertifikasi ini,” doanya dengan penuh ketulusan.
“Kami yakin, dengan semangat dan dedikasi tinggi para peserta, program ini akan menghasilkan pembimbing-pembimbing haji berkualitas tinggi yang akan membawa nama baik Nahdlatul Ulama dan tentunya memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah haji,” tambahnya dengan optimis tinggi.
## Dampak Strategis untuk Masa Depan Pelayanan Haji
Program Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional ini diproyeksikan akan memberikan dampak positif jangka panjang yang signifikan bagi kualitas pelayanan haji di Jawa Timur khususnya, dan Indonesia pada umumnya.
Para lulusan sertifikasi ini nantinya akan menjadi tulang punggung dalam memberikan bimbingan berkualitas kepada ribuan jamaah haji dari Jawa Timur setiap tahunnya. Dengan bekal ilmu yang mendalam dan sertifikat resmi dari Kementerian Agama, mereka akan mampu memberikan pelayanan yang lebih profesional, terstandar, dan bermakna.
**Manfaat Jangka Panjang:**
– Peningkatan kualitas pelayanan haji secara keseluruhan
– Standardisasi pembimbingan haji di seluruh Jawa Timur
– Penguatan kapasitas organisasi NU dalam pelayanan umat
– Kontribusi positif terhadap citra pelayanan haji Indonesia
– Peningkatan kepuasan dan kenyamanan jamaah haji
Program revolusioner ini menandai komitmen serius Nahdlatul Ulama Jawa Timur dalam terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat, khususnya dalam ibadah haji sebagai salah satu rukun Islam yang paling mulia.
Dengan dukungan penuh dari berbagai stakeholder dan antusiasme tinggi dari para peserta, Program Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional LD PWNU Jawa Timur ini diharapkan menjadi model yang dapat direplikasi oleh wilayah-wilayah NU lainnya di seluruh Indonesia.
(Red)








