Makassar – Sebanyak 40 personel penerbang dan awak pesawat Lanud Sultan Hasanuddin mengikuti Latihan Survival Dasar Tahun 2025. Latihan ini dibuka secara resmi oleh Komandan Lanud (Danlanud) Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., di Apron Galaktika Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, pada Kamis (13/2/2025).
Dalam sambutannya, Danlanud menekankan bahwa latihan ini bertujuan untuk membekali personel dengan kemampuan bertahan hidup serta mencari pertolongan dalam situasi darurat, baik di darat maupun di perairan.
“Keterampilan survival dasar harus dimiliki oleh setiap prajurit TNI, khususnya awak pesawat yang tengah melaksanakan tugas operasi. Latihan ini menjadi bagian penting dalam pembinaan personel,” ujar Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto.
Sebagai pangkalan udara operasi dengan berbagai Skadron Udara, Lanud Sultan Hasanuddin dituntut untuk selalu siap menghadapi berbagai situasi. Oleh karena itu, latihan survival ini menjadi ajang bagi peserta untuk mengasah keterampilan bertahan hidup, baik secara individu maupun dalam tim.

“Peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan bertahan hidup, mulai dari menghadapi ancaman lingkungan, menjaga kondisi fisik dan mental, hingga membangun koordinasi serta kerja sama tim yang solid,” tambahnya.
Danlanud Sultan Hasanuddin berharap seluruh peserta dan instruktur menjalani latihan dengan penuh semangat dan keseriusan. Ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang, pengawasan yang ketat, serta evaluasi berkelanjutan agar latihan ini berjalan aman dan mencapai hasil optimal.
“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan latihan. Saya berharap seluruh personel yang terlibat memiliki rasa tanggung jawab untuk memastikan kelancaran serta keberhasilan latihan ini,” tutupnya.
(Pen Hnd)







