Surabaya, ganeshaabadi.com – Mengawali tahun 2025 dengan langkah inspiratif, dosen dan tenaga kependidikan dari Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa AWS) menggelar kegiatan touring sekaligus workshop komunikasi lingkungan di Ecoton Foundation, Jum’at (03/01/2025). Acara ini berlangsung di markas Ecoton Foundation yang terletak di Dusun Krajan, Kandangasin, Wringinanom, Kabupaten Gresik.
Kegiatan yang dihadiri Ketua Stikosa AWS, Dr. Jokhanan Kristiyono, M.Med.Kom, dan Dr. Sukowidodo, juga melibatkan tim kolokium.id serta Pusat Kajian Komunikasi (Puskakom) Surabaya. Dengan sepeda motor, para peserta touring melintasi pedalaman dan menyeberangi Sungai Brantas menggunakan perahu tradisional, memberikan pengalaman unik dan penuh semangat.
Dr. Jokhanan menyampaikan pentingnya peran perguruan tinggi komunikasi dalam menyuarakan isu lingkungan. “Sebagai institusi yang bergerak di bidang komunikasi, kami merasa bertanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan, khususnya di Jawa Timur. Dalam waktu dekat, kami akan berkolaborasi dengan Ecoton untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melalui sumber daya yang kami miliki,” ujar Jokhanan di sela-sela acara.
Workshop ini menghadirkan diskusi mendalam bersama Prigi Arisandi, M.Si, pendiri Ecoton dan penerima Goldman Environmental Prize 2011. Prigi menyoroti masalah serius yang dihadapi Indonesia terkait limbah plastik, termasuk mikroplastik yang kini ditemukan di berbagai organ tubuh manusia seperti jantung, paru-paru, ginjal, otak, hingga sperma. Indonesia sendiri tercatat sebagai penyumbang sampah plastik terbesar ketiga di dunia setelah India dan Nigeria.
“Polusi plastik telah menjadi ancaman nyata bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Kami terus mendorong pemerintah untuk mendukung Global Plastic Treaty sebagai langkah konkret dalam mengatasi permasalahan ini,” tegas Prigi.
Ecoton Foundation, yang didirikan pada 1996, lahir dari keprihatinan terhadap pencemaran di Kali Surabaya. Dengan dedikasi tinggi, yayasan ini fokus pada konservasi ekosistem sungai dan lahan basah. Usaha luar biasa Ecoton telah diakui dengan penghargaan Kalpataru pada 2013, yang diberikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Selain diskusi, rombongan juga mengunjungi Kolam Segaran di Trowulan, Mojokerto, sebagai bagian dari perjalanan touring. Basecamp Ecoton sendiri menawarkan daya tarik unik, dengan dekorasi ratusan ribu botol plastik bekas yang tersusun apik. Lokasi ini sering menjadi tujuan kunjungan pelajar, mahasiswa, dan peneliti untuk belajar langsung tentang pelestarian lingkungan.
Kolaborasi antara Stikosa AWS dan Ecoton Foundation diharapkan dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam menyuarakan dan mengatasi masalah lingkungan, khususnya di Jawa Timur. Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, kedua pihak optimis mampu menciptakan perubahan yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan.









