Bangkalan — Komitmen mendukung penguatan ekonomi kerakyatan kembali ditunjukkan Kodim 0829/Bangkalan melalui kehadirannya dalam kegiatan Penyerahan Bantuan Modal Usaha (BMU) berupa barang yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bangkalan pada Selasa (23/12/2025), bertempat di Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Bangkalan, Desa Ba’engas, Kecamatan Labang.
Komandan Kodim 0829/Bangkalan yang berhalangan hadir diwakili oleh Perwira Seksi Intelijen (Pasi Intel) Kodim 0829/Bangkalan, Lettu Cpl Sudi Susanto. Acara ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Bangkalan, Kepala Kejaksaan Negeri Bangkalan, perwakilan Kapolres Bangkalan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bangkalan, Camat Labang, Kepala Desa Ba’engas, serta para pelaku IKM penerima bantuan dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya mewakili Dandim 0829/Bangkalan, Lettu Cpl Sudi Susanto menegaskan bahwa TNI AD melalui Kodim 0829/Bangkalan mendukung penuh kebijakan pemerintah daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui penguatan sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM).
“Pemanfaatan Dana DBHCHT harus benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama agar program ini mampu mendorong kemandirian pelaku usaha lokal,” tegasnya.
Lebih lanjut disampaikan, kehadiran Kodim 0829/Bangkalan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pembinaan teritorial, guna memperkuat kemitraan strategis antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Sinergitas yang terbangun diharapkan mampu menciptakan stabilitas wilayah sekaligus mendukung percepatan pembangunan ekonomi di Kabupaten Bangkalan.
Selama kegiatan berlangsung, proses penyerahan bantuan berjalan tertib, aman, dan lancar, mencerminkan soliditas serta komitmen bersama seluruh unsur yang terlibat dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
(Red)






