Tulungagung – Jum’at (5/9/2025). Suasana damai mewarnai Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. Ribuan santri dan pelajar mengikuti Kirab Akbar Maulid Nabi Muhammad ﷺ, sebuah kegiatan penuh keberkahan yang digelar oleh Pesantren Al Azhaar Kedungwaru.
Kirab dimulai dari halaman Pesantren Al Azhaar dengan penuh semangat cinta Rasul. Hadir dalam kesempatan ini Kepala Desa Rejoagung, Kepala Desa Kedungwaru, perwakilan komite sekolah, dr. Danang, Pengasuh Pesantren Ribath Al Azhaar KH. Lukman Hakim, jajaran direktorat LPI Al Azhaar, serta para kepala sekolah.
Bukan aparat atau pejabat yang memimpin barisan, melainkan 1.500 murid dari PAUD hingga SLTA. Dengan wajah ceria, mereka membawa bendera, poster, dan lantunan sholawat. Suasana khidmat penuh kedamaian, tanpa teriakan maupun dorongan, menjadikan kirab ini bukan sekadar pawai, melainkan pembelajaran cinta Rasulullah ﷺ.
“Kirab ini adalah cara kita mengajak anak-anak untuk cinta Nabi,” ungkap Heru Syaifuddin, Direktur Humas Pesantren Al Azhaar.
Sementara itu, Pengasuh Pesantren Al Azhaar, KH. Imam Mawardi Ridlwan, menegaskan pentingnya menanamkan mahabbah sejak dini. “Murid-murid perlu diajarkan bagaimana menjaga cinta kepada Nabi Muhammad ﷺ,” ujarnya sebelum memberangkatkan kirab dengan doa.
Kirab ini menjadi bukti nyata bagaimana cinta Nabi tidak hanya diajarkan lewat hafalan, tetapi melalui perjalanan batin, langkah demi langkah, yang menumbuhkan kedamaian dan persatuan.
Kirab Akbar Maulid Nabi di Kedungwaru bukan hanya sebuah tradisi, melainkan gerakan pendidikan akhlak. Dari Tulungagung, cinta Rasulullah dipelihara, dihidupkan, dan diwariskan kepada generasi muda.
(Red)










