Sidoarjo, 24 Agustus 2025 – Menanggapi pemberitaan terkait dugaan kelalaian medis dalam perawatan balita Hanania, pihak Klinik Siaga Medika Porong menyampaikan klarifikasi resmi. Manajemen memastikan prosedur medis telah dijalankan sesuai standar sejak pasien pertama kali masuk.
Dokter E, yang menangani Hanania, menjelaskan bahwa pasien masuk pada 30 Mei 2025 dengan keluhan demam tinggi 39,2 derajat Celcius. Hasil pemeriksaan laboratorium awal menunjukkan kondisi darah normal sehingga diagnosis awal lebih mengarah ke tifus, belum mengindikasikan demam berdarah.
“Pada hari kedua hingga keempat kondisi pasien sempat membaik, bahkan keluarga meminta pulang. Namun kami sarankan observasi tambahan. Kondisi baru memburuk pada hari kelima dengan kejang dan penurunan kesadaran. Pemeriksaan ulang menunjukkan penurunan trombosit signifikan sehingga pasien langsung dirujuk ke RSUD Sidoarjo,” ujar dr. E.
Terkait biaya, pihak klinik menyebut keluarga pasien awalnya menjalani perawatan mandiri karena status BPJS tidak aktif. Total tagihan mencapai Rp3.020.000, namun klinik memberi kelonggaran pembayaran. “Kami tidak pernah menghalangi rujukan meski biaya belum lunas. Bahkan setelah mediasi dengan pihak desa dan LBH, seluruh biaya akhirnya kami bebaskan,” tegas Nina, Direktur Klinik Siaga Medika.
Afandi, owner klinik, juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Hanania. “Kami berempati kepada keluarga dan siap memberikan keterangan tambahan kepada pihak terkait demi kejelasan informasi.”
Dari pihak keluarga, ibu korban, Siti Nuraini, menegaskan akan tetap memperjuangkan keadilan bagi putrinya. “Kami ingin mendapat kepastian tentang penyebab meninggalnya putri kami. Kami juga berharap ada perhatian dari pemerintah,” ucapnya dengan tangis tertahan. Ia menambahkan, keluarga berencana meminta audiensi dengan Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Indayana, untuk meminta pendampingan.
Sementara itu, Nurhadi, Kepala Desa Candi Pari, menyatakan belum dapat memberikan tanggapan. “Saya masih banyak kegiatan hari ini, ingin bersama keluarga dulu. Besok, Senin, baru saya bisa memberikan pernyataan,” ujarnya.
(Redho)







