Surabaya – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Kadiyono, memantau langsung pelaksanaan hari pertama orientasi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Pemasyarakatan Formasi 2024 di Graha Unesa, Surabaya, Senin (2/6/2025). Ia didampingi Kabag Tata Usaha dan Umum, Ishadi Maja Prayitno.
Ratusan peserta dari berbagai satuan kerja pemasyarakatan se-Jawa Timur mengikuti kegiatan tersebut, yang diawali dengan Latihan Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) sebagai langkah awal pembentukan disiplin, kekompakan, dan mental tangguh. Kegiatan dipandu oleh instruktur profesional dari Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip).
“LKBB bukan sekadar pelatihan fisik, tetapi bagian dari pembentukan karakter ASN pemasyarakatan. Barisan yang lurus mencerminkan jiwa pelayanan yang solid dan integritas yang kokoh,” tegas Kadiyono saat memberikan pengarahan kepada peserta.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga komitmen pengabdian sejak awal, mengingat ASN pemasyarakatan akan berhadapan langsung dengan tugas-tugas yang menuntut tanggung jawab tinggi. “Pegang teguh integritas dan hindari hal-hal negatif. Jadilah pribadi yang tegas dan profesional,” pesannya
Sementara itu, Kabag TU dan Umum, Ishadi Maja Prayitno, menyebut bahwa orientasi ini merupakan pondasi pembentukan budaya kerja ASN di lingkungan Ditjenpas. “Kami ingin CASN memiliki semangat disiplin, tangguh, dan bertanggung jawab sejak awal, karena mereka akan menjadi garda depan pemasyarakatan ke depan,” ujarnya.
Meskipun pelatihan berlangsung di bawah terik matahari, semangat peserta tetap tinggi. Salah satu peserta mengaku bangga dapat mengikuti orientasi ini. “Capek tapi menyenangkan. Kami belajar arti kerja sama dan disiplin,” ungkapnya.
Para instruktur LKBB dari Poltekip juga mengapresiasi antusiasme para CASN yang dinilai cepat beradaptasi dan memiliki potensi besar sebagai insan pengayoman.
Orientasi ini akan berlangsung beberapa hari ke depan, dengan materi lanjutan seperti pembekalan nilai dasar ASN, wawasan kebangsaan, penguatan integritas, serta pengenalan teknis tugas dan fungsi pemasyarakatan. Ditjenpas berharap kegiatan ini mampu mencetak ASN profesional, humanis, dan berkarakter kuat.
(Redho)







