SUMENEP, 12 SEPTEMBER 2026 — Kondisi sangat mengkhawatirkan terlihat di lingkungan SDN Daramista 1, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Kabel milik PLN yang terlihat tua dan tidak terawat melilit rendah, hampir menyentuh tanah tepat di akses masuk sekolah — membahayakan puluhan murid yang berangkat dan pulang setiap hari.
Kabel milik Badan Usaha Milik Negara ini terpasang tidak rapi, bergantung tanpa penyangga yang layak, dan posisinya makin turun mendekati permukaan jalan. Anak-anak, pejalan kaki, serta pengendara melintas di bawahnya setiap hari tanpa ada tanda bahaya maupun pengamanan. Wali murid dan warga sekitar menyatakan kekhawatiran yang mendalam: jika kabel putus atau tersangkut, kecelakaan dapat terjadi kapan saja, bahkan sengatan listrik yang mematikan.
“Ini di depan gerbang sekolah. Anak-anak lewat pagi, siang, sore. Kalau sampai kabel jatuh, siapa yang bertanggung jawab? Kami minta PLN segera turun dan perbaiki sebelum ada korban,” ungkap salah satu wali murid.
Masyarakat mendesak PLN Kabupaten Sumenep untuk segera melakukan pengecekan, perbaikan, dan pengamanan kabel tersebut. Fasilitas negara tidak boleh dibiarkan menjadi ancaman bagi keselamatan rakyat, apalagi anak-anak yang sedang menempuh pendidikan. Keselamatan mereka tidak boleh ditunda.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada perbaikan maupun tanggapan resmi dari pihak PLN. Warga tetap memantau dan berharap tindakan dilakukan secepatnya.
(Yadi/Red)






