Musi Rawas, 10 Maret 2025 – Kondisi jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Tugumulyo dan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas, semakin memprihatinkan. Jalan yang seharusnya menjadi akses utama bagi masyarakat ini kini justru menyerupai kolam lele akibat banyaknya lubang dan genangan air.
Padahal, pada tahun 2023, perbaikan jalan ini telah dianggarkan melalui Bantuan Gubernur sebesar Rp10,9 miliar. Kemudian pada 2024, kembali dialokasikan dana sebesar Rp2 miliar dari APBD Kabupaten Musi Rawas. Bahkan, dalam beberapa tahun sebelumnya, jalan ini juga pernah mendapat kucuran dana miliaran rupiah untuk perbaikan.
Seorang pengguna jalan yang melintas, Sabtu (8/3/2025), menyayangkan kondisi ini. “Dengan anggaran sebesar itu, seharusnya jalan ini sudah mulus dan bermanfaat bagi masyarakat. Tapi kenyataannya, justru semakin rusak dan menyulitkan pengguna,” katanya.
Pantauan di lapangan mengindikasikan perbaikan jalan dilakukan secara asal-asalan. Diduga ada penyimpangan dalam pengerjaan proyek, ditambah lemahnya pengawasan oleh Dinas PU Bina Marga Musi Rawas. Beberapa titik jalan bahkan hanya dikeruk menggunakan alat berat pada akhir 2024 lalu, namun hingga kini dibiarkan tanpa kelanjutan pengerjaan.
Kerusakan paling parah terjadi di antara Desa Leban dan Bamasco, Kecamatan Tuah Negeri. Selain pengerjaan yang diduga tidak maksimal, kerusakan juga diperparah oleh kendaraan bertonase berat yang melebihi kapasitas jalan. Truk pengangkut sawit, kendaraan Fuso, dan angkutan minyak mentah sering melintas, meskipun kapasitas jalan hanya diperuntukkan bagi kendaraan di bawah 5 ton.
Seorang pengguna jalan lainnya, TM (37), berharap DPRD Kabupaten Musi Rawas turun tangan untuk mengawasi kinerja eksekutif dan bahkan melakukan inspeksi mendadak. Ia juga meminta aparat penegak hukum untuk memeriksa proyek-proyek yang telah dan sedang dikerjakan. “Kasihan masyarakat yang setiap hari melintasi jalan ini, kalau kondisinya terus begini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga Musi Rawas, Alawiyah, saat dikonfirmasi wartawan mengaku sudah mengetahui kondisi jalan tersebut. “Iya, iya sudah tahu, saat ini kondisinya masih menunggu,” katanya singkat ketika ditanya terkait perbaikan jalan yang mangkrak.
(Erwin, Kaperwil Sumsel – Lubuklinggau, Musi Rawas)







