SUMENEP 19 SEPTEMBER 2026 — Proyek jembatan dan gorong-gorong di Matanair Kecamatan Rubaru belum selesai, namun kerugian sudah dirasakan warga. Tidak ada jalan pengalihan yang disiapkan secara layak, sehingga arus lalu lintas dipaksa melintas di halaman milik warga. Kini permukaannya hancur retak-retak dan berlubang. Ironisnya pihak pelaksana diduga tidak peduli dan seolah melepaskan tanggung jawab.
FAKTA DI LAPANGAN
Lokasi: Matanair, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep
Jalan utama terganggu karena proyek belum selesai
Tidak ada jalan pengalihan resmi yang dibangun
Arus kendaraan dialihkan melewati halaman milik warga
Permukaan tanah dan lantai semen kini hancur retak dan ambles
Tidak ada perbaikan tidak ada pemberitahuan tidak ada ganti rugi
Pihak pelaksana diduga mengabaikan kerusakan tersebut
KERUGIAN YANG NYATA
Halaman yang dulunya rapi kini rusak parah, pecahan semen berserakan tanah tergerus. Warga yang menyediakan lahan secara sukarela justru dirugikan. Setiap hari kendaraan lewat berdesakan memperburuk kerusakan. Belum ada siapa yang bertanggung jawab belum ada janji perbaikan belum ada ganti rugi yang dibicarakan.
PERTANYAAN MASYARAKAT
Mengapa proyek sudah berjalan namun jalan pengalihan tidak disiapkan. Apakah dalam rencana kerja memang tidak ada biaya pembuatan jalan sementara. Siapa yang memberi izin melintas di lahan pribadi tanpa persetujuan tertulis. Mengapa kerusakan sudah terlihat nyata namun pelaksana diam saja. Apakah setelah jembatan selesai lahan warga akan dikembalikan seperti semula atau dibiarkan rusak begini.
TUNTUTAN
Segera bangun jalan pengalihan yang layak dan aman. Hentikan penggunaan lahan pribadi tanpa kesepakatan dan ganti rugi. Perbaiki kerusakan halaman warga sesuai kondisi semula. Pihak pelaksana wajib bertanggung jawab jangan melempar tanggung jawab ke pihak lain. Lakukan pengawasan ketat agar hal serupa tidak terulang.
Sampai berita ini diturunkan belum ada klarifikasi dari Dinas terkait maupun pelaksana proyek. Semua hal di atas masih berupa dugaan dan menunggu penjelasan resmi.
Yadi red



