SUMENEP, 17 AGUSTUS 2026 – Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep hari ini tampak khidmat dan meriah sekaligus, saat seluruh elemen daerah berkumpul memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Upacara pengibaran Bendera Merah Putih berjalan tertib dan penuh penghayatan, dihadiri secara lengkap oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), antara lain Kapolresta Sumenep bersama Dandim 0827/Sumenep, para pejabat tinggi daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga perwakilan lembaga swadaya masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.
Dalam sambutannya yang menyentuh sekaligus tegas, Bupati Sumenep mengajak seluruh hadirin merenung kembali mahalnya harga kemerdekaan yang diraih para pendahulu bangsa. “81 tahun silam, kemerdekaan ini ditebus dengan darah, keringat, dan nyawa putra-putri terbaik bangsa. Ia bukan pemberian semata, melainkan amanah luhur yang harus kita jaga dan wujudkan dalam keadilan serta kesejahteraan yang nyata bagi seluruh rakyat Sumenep, tanpa ada yang tertinggal,” tegas Bupati.
Kehadiran bersatu antara unsur sipil, TNI, dan Polri menjadi simbol kokohnya persatuan di tanah Madura. Sinergi ini diharapkan menjadi pondasi agar setiap kebijakan, setiap rupiah anggaran negara, dan setiap langkah pembangunan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat luas, bukan segelintir pihak.
Di penghujung peringatan ini, seluruh elemen yang hadir bersatu berjanji untuk terus menjaga persatuan, bekerja dengan penuh tanggung jawab, dan memastikan api kemerdekaan senantiasa menyala dalam bentuk pelayanan yang jujur, transparan, dan bermanfaat bagi semua.
(Yadi/redaksi)




