BOYOLALI — Eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kokoh hingga hari ini tidak terlepas dari pengorbanan para veteran pejuang yang rela mengorbankan jiwa, raga, dan masa depan demi kemerdekaan bangsa. Spirit pengabdian itulah yang kembali diteguhkan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) ke-69 Tahun 2026, yang berlangsung khidmat di Kantor Dewan Pimpinan Cabang LVRI Kabupaten Boyolali, Jalan Perintis Kemerdekaan No. 16, Kelurahan Pulisen, Selasa (6/1/2026).
Momentum peringatan tersebut menjadi refleksi sejarah sekaligus penguatan nilai kebangsaan di tengah dinamika zaman. Kehadiran unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta organisasi purnawirawan dan pejuang menjadi simbol kuat sinergi lintas generasi dalam menjaga marwah perjuangan nasional.
Kodim 0724/Boyolali turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut melalui kehadiran Danramil 01/Kota Boyolali Kapten Inf Guntur, yang hadir sebagai representasi TNI AD dalam memberikan penghormatan atas jasa dan keteladanan para veteran Republik Indonesia.
Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Boyolali yang diwakili Staf Ahli Kabupaten Boyolali Waluyo Jati, Kepala Administrasi Veteran (Kaminvet) Cad IV-30/Boyolali Letkol (Har) Cpl Sugiyatno, Kapolsek Kota Boyolali AKP Andi Setiawan, perwakilan Kesbangpol Kabupaten Boyolali, Ketua PPAD Boyolali, Ketua Pepabri, serta sejumlah tokoh dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Cabang LVRI Kabupaten Boyolali Peltu (Purn) Sarjono menegaskan bahwa perjuangan veteran tidak berhenti pada pengusiran penjajah, melainkan diwariskan sebagai nilai luhur yang harus terus hidup dalam jiwa generasi penerus bangsa.
Ia mengajak generasi muda untuk mengisi kemerdekaan dengan karya nyata, integritas, dan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara.
“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan panjang dan pengorbanan besar. Harapan kami, generasi penerus mampu melanjutkan perjuangan ini dengan cara mereka sendiri melalui pembangunan, persatuan, dan pengabdian,” tegasnya.
Senada dengan itu, Letkol (Har) Cpl Sugiyatno menyampaikan bahwa pengabdian TNI di era sekarang merupakan bagian dari kesinambungan perjuangan para pahlawan bangsa. Menurutnya, menjaga keutuhan NKRI adalah amanah sejarah yang harus terus dijaga lintas generasi.
“Apa yang kami lakukan hari ini adalah bentuk tanggung jawab moral untuk masa depan anak cucu bangsa. Nilai perjuangan para veteran harus terus hidup sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan kebangsaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, nilai-nilai semangat juang, persatuan, kebersamaan, dan kekompakan yang diwariskan para veteran merupakan modal utama bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global, sosial, dan ideologis ke depan.
Tidak hanya menjadi ajang seremonial, peringatan HUT LVRI ke-69 ini juga diwujudkan melalui aksi solidaritas kemanusiaan. Panitia menggalang bantuan sosial untuk membantu masyarakat yang terdampak musibah di wilayah Sumatra dan Aceh. Bantuan tersebut kemudian disalurkan melalui Baznas Kabupaten Boyolali agar tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima.
Peringatan HUT LVRI ke-69 di Boyolali menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan sekadar sejarah masa lalu, melainkan amanah yang harus dijaga dan diisi dengan tanggung jawab. Semangat para veteran diharapkan terus menjadi sumber inspirasi bagi seluruh elemen bangsa dalam membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan bermartabat.
(Redaksi)







