Lubuklinggau, 18 Oktober 2025 – Gedung Paripurna DPRD Kota Lubuklinggau pada Jumat (17/10/2025) menjadi saksi sejarah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kota Lubuklinggau. Rapat Paripurna Istimewa berlangsung khidmat dan sarat makna, menjadi momentum refleksi arah pembangunan, kepemimpinan, dan keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat kecil.
Acara dihadiri Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, jajaran Forkopimda, anggota DPRD, tokoh masyarakat, dan pejabat dari berbagai instansi. Sinergi lintas sektor terlihat jelas dalam semangat membangun Lubuklinggau yang lebih maju.
Wali Kota Lubuklinggau, Yopi Karim, menekankan bahwa seluruh program pemerintah tetap berpihak pada rakyat kecil. Salah satu wujud konkret adalah peningkatan insentif bagi 1.072 tenaga penggali kubur, masing-masing menerima tambahan Rp250.000 per bulan. “Bagi kami, mereka adalah pejuang kemanusiaan. Jasanya besar bagi kehidupan sosial,” ujar Yopi, disambut tepuk tangan hadirin.
Selain itu, program unggulan “Linggau Terang Benderang” menjadi ikon pembangunan infrastruktur kota. Dari 12.500 titik lampu jalan, 3.622 telah diganti dengan teknologi LED hemat energi, ditambah 263 titik baru, serta 1.539 titik tambahan melalui Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKPK) Provinsi Sumsel. Pemeliharaan dan pembangunan jalan sepanjang 20,8 km serta jalan lingkungan 9,36 km juga diselesaikan di tahun 2025.
Yopi Karim juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Gubernur Sumsel, yang menyalurkan bantuan keuangan sebesar Rp225 miliar sepanjang 2025. Meski ada potensi penurunan anggaran 2026 akibat kebijakan fiskal nasional, Yopi yakin perhatian Gubernur dan dukungan dari pusat serta DPR RI akan terus berlanjut.
Menanggapi itu, Gubernur H. Herman Deru memuji kinerja Pemkot Lubuklinggau dan DPRD yang kompak, inovatif, dan adaptif di tengah tekanan fiskal. “Ini bukan sekadar perayaan, tapi momentum refleksi. Jadikan HUT ke-24 sebagai titik tolak kemajuan lebih besar, dengan semangat inovasi dan kebersamaan,” tegas Deru.
Deru juga menyoroti pentingnya sektor jasa, pariwisata, dan ekonomi kreatif sebagai pendorong pertumbuhan baru. Even-even besar seperti Pekan Raya Lubuklinggau dan festival daerah meningkatkan ekonomi rakyat, tingkat hunian hotel, dan kebanggaan warga.
Gubernur menutup sambutannya dengan doa dan optimisme: “Selamat ulang tahun ke-24 Kota Lubuklinggau. Semoga semakin maju, juara, dan menjadi daerah yang terang benderang lampunya dan masa depannya.”
HUT ke-24 ini menandai perjalanan Lubuklinggau dari kota transit menjadi kota modern dengan visi cerdas dan berdaya saing. Kota kini bersinar dengan semangat kemajuan, empati sosial, dan inovasi pembangunan, membangun gedung, jalan, hati, dan harapan warganya.
(Erwin







