BANYUWANGI – 27 Desember 2025,
Peringatan Hari Kesiapsiagaan Epidemi Internasional menjadi momentum reflektif dan strategis bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat kewaspadaan, kesiapan, serta ketahanan sistem kesehatan nasional dalam menghadapi potensi wabah penyakit menular yang dapat terjadi kapan saja.
Hari Kesiapsiagaan Epidemi Internasional ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai respons atas meningkatnya ancaman epidemi global, sekaligus pembelajaran dari berbagai krisis kesehatan dunia, termasuk pandemi COVID-19 yang berdampak luas terhadap kesehatan, ekonomi, dan stabilitas sosial.
Sebagai media nasional yang berkomitmen pada jurnalisme berintegritas, Media Nasional Ganesha Abadi menegaskan bahwa isu kesiapsiagaan epidemi bukan semata persoalan medis, melainkan menyangkut keselamatan publik, ketahanan nasional, serta masa depan generasi bangsa.
Media sebagai Pilar Edukasi dan Penjaga Akal Sehat Publik
Pimpinan Redaksi Media Nasional Ganesha Abadi, Nur Kholis, menekankan bahwa media memiliki peran krusial dalam membangun kesadaran dan literasi kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
“Hari Kesiapsiagaan Epidemi Internasional harus menjadi alarm kolektif. Media tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga menjaga akal sehat publik melalui pemberitaan yang akurat, bertanggung jawab, dan mencerahkan,” ujar Nur Kholis di Banyuwangi.
Ia menegaskan, di tengah derasnya arus informasi dan disinformasi, media arus utama memiliki tanggung jawab moral untuk meluruskan fakta, mencegah kepanikan, serta mengedukasi masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan yang tepat.
Kesiapsiagaan Epidemi adalah Investasi Bangsa
Menurut Nur Kholis, kesiapsiagaan epidemi harus dipandang sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar respons sesaat ketika wabah sudah terjadi.
“Penguatan sistem kesehatan, deteksi dini penyakit, kesiapan tenaga medis, serta literasi kesehatan masyarakat harus menjadi agenda berkelanjutan. Kesiapsiagaan hari ini menentukan keselamatan bangsa di masa depan,” tegasnya.
Media Nasional Ganesha Abadi berkomitmen untuk terus menghadirkan pemberitaan yang edukatif, kritis, dan konstruktif, sekaligus menjadi mitra strategis dalam mendukung upaya pemerintah dan masyarakat membangun ketahanan kesehatan nasional.
Ajakan Kolaborasi dan Solidaritas Nasional
Ancaman epidemi tidak mengenal batas wilayah, suku, maupun negara. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, akademisi, media, dan masyarakat merupakan fondasi utama dalam menghadapi tantangan kesehatan global.
Melalui peringatan Hari Kesiapsiagaan Epidemi Internasional, Media Nasional Ganesha Abadi mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat budaya siap siaga, meningkatkan literasi kesehatan, serta menumbuhkan solidaritas nasional demi melindungi keselamatan masyarakat dan keberlanjutan pembangunan Indonesia.
(Red)







