• REDAKSI
  • KONTAK REDAKSI
  • HAK JAWAB, HAK KOREKSI dan KLARIFIKASI
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • MEDIA GANESHA ABADI TENTANG KEWAJIBAN KONFIRMASI DALAM PEMBERITAAN
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • PERATURAN INTERNAL PERUSAHAAN MEDIA
  • TENTANG KAMI
  • Visi & Misi GJLI (Gerakan Jurnalis Leader Indonesia)
  • Visi & Misi Media Nasional Ganesha Abadi
Minggu, September 13, 2026
  • Login
Ganesha Abadi
  • Home
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • POLRI
  • TNI
  • SOSIAL
  • Portal Berita Lainnya
    • HUKUM
    • PARIWISATA
    • PARLEMEN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
No Result
View All Result
  • Home
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • POLRI
  • TNI
  • SOSIAL
  • Portal Berita Lainnya
    • HUKUM
    • PARIWISATA
    • PARLEMEN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
No Result
View All Result
Ganesha Abadi
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • TENTANG KAMI
  • LOGIN
Home DAERAH

Guru Mendidik Dengan Memberi Tanggung Jawab: Pesan Habib Ali Al Hadad Dalam Halaqah Ilmiah

Redaksi <span class="verified-badge"></span> by Redaksi
September 16, 2024
in DAERAH, TRENDING
0
Guru Mendidik Dengan Memberi Tanggung Jawab: Pesan Habib Ali Al Hadad Dalam Halaqah Ilmiah

TULUNGAGUNG – Pesantren Al Azhaar Tulungagung dalam membina para guru agar berkualitas menghadirkan nara sumber dari Hauthoh Hadromaut Yaman dalam kegiatan Halaqoh Ilmiah pada Sabtu (14/09/2024) di hall utama Pesantren Al Azhaar Tulungagung.

Nara sumber, Habib Ali Bin Abdullah Bin Ahmad Al Haddad Hauthoh Hadromaut Yaman mendidik harus menyesuaikan usia dan perkembangan murid.

“Sering terjadi kesalahan para guru adalah metode guru dalam menyampaikan ilmu selalu sama dalam semua usia. Semisal untuk murid usia 6-7 tahun (belum baligh) maka kita tidak menjelaskan ilmu terlalu mendalam dan secara luas. Namun untuk anak sebelum baligh sebaiknya guru banyak mendikte, mengarahkan, mengajarkan adab budi pekerti saja, ilmu yang diajarkan sederhana sana dan wajib menggunakan pendekatan lemah lembut,” jelasnya.

Baca Juga  Ciptakan Kondusifitas, Ketua DPD HIMNI Sumut Iman Jaya: Dukung Pemilu Damai 2024

Dalam kegiatan halaqah ilmiah yang diikuti 300 guru, Habib Ali Hadad menganjurkan para guru dalam mendidik memberi beban tanggung jawab. Kadang dalam proses membiasakan tanggung jawab, seorang guru memukul muridnya dengan kasih sayang. Namun di era modern, pendidikan barat mempermasalahkan pukulan bagi murid.

Baca Juga  Tingkatkan Kesiapsiagaan Babinsa dan BPBD Adakan Simulasi Bencana Banjir

“Para guru harus mengetahui bahwa mendidik dengan memberikan pukulan kasih sayang merupakan tuntunan langsung dari baginda Nabi Muhammad shalallahu alaihi was salam. Mari dipelajari ulang di saat nabi kita memerintahkan para orang tua memukul anaknya ketika sudah berusia 10 tahun apabila meninggalkan sholat. Kalau berusia kurang dari 10 tahun hendaklah menjauhi memukul kecuali pukulan yang lemah lembut atau pelan dan tidak boleh lebih dari 3 kali pukulan, pukulan ini untuk mendidik bukan untuk menyiksa dan menyakiti. Ketentuan memukul guru terhadap murid ditentukan oleh syariat, yaitu pukulan yang tidak boleh sampai mematahkan tulang dan melukai daging atau kulit murid.

Baca Juga  Polresta Banyuwangi Dukung Diklat Paralegal

Rasulullah shalallahu alaihi was salam bersabda, “Perintahkan lah anak-anak kalian untuk mengerjakan sholat ketika usia 7 tahun dan pukulah mereka jika mereka tidak melakukan sholat diusia 10 tahun”.

Baca Juga  Program Angkutan Gratis Banyuwangi Berlanjut, Ribuan Pelajar Nikmati Kemudahan

Para guru perlu memahami bahwa tujuan memukul selain untuk mendidik adalah untuk memberi peringatan pada murid,” jelasnya.

Terkait mendidik dengan memberi pukulan? Pengasuh Pesantren Al Azhaar Tulungagung, KH. Imam Mawardi Ridlwan mengingatkan para guru agar tidak salah mempraktekkannya.

Baca Juga  JCH Lubuk Linggau Diberangkatkan ke Palembang 19 Mei, Acara Perpisahan Digelar 17 Mei

“Prinsipnya mendidik ada kalanya boleh memukul karena ada kasus murid sering melakukan pelanggaran dan tidak memiliki tanggung jawab. Namun demikian memberi pukul dengan kasih saya. Bentuk pukulannya seringan mungkin. Tidak menyakiti apalagi melukainya. Dan pola mendidik dengan memberi hukuman semata-mata mengikuti tuntunan Baginda Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Was Salam,” tuturnya.

Baca Juga  Aksi Heroik Anggota Babinsa Kodim 0404/ME Selamatkan Warga Terseret Arus Sungai

Dunia modern, era medsos menimbulkan prilaku negatif para murid. Salah satunya adalah kemalasan murid. Saat guru mendapatkan murid yang malas, Habib Ali Al Hadad menekankan guru harus mencari metode untuk menghilangkan penyakit malas.

Baca Juga  Percepatan Pembangunan RUTILAHU oleh Kodim 0825/Banyuwangi di Desa Dadapan, Kabat

“Di saat para guru menghadapi murid yang malas, maka guru harus menghilangkannya, karena kemalasan akan menular ke murid yang lain. Saya tegaskan para guru wajib menyingkirkan kemalasan murid. Tentu saja harus mencari atau menggunakan metode terbaik. Para guru harus kreatif dan inovatif dalam membangkitkan murid agar tidak mals. Saya pesankan sebaiknya tidak menggunakan metode yang kasar karena tidak berguna pada murid tersebut,” jelasnya.

Baca Juga  Yayasan Kemala Bhayangkari Jateng Gelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Tenaga Pendidik

Bagaimana cara menyingkirkan kemalasan murid? Habib Ali Al Hadad menuturkan cara sebagai berikut.

1. Memberikan tanggung jawab kepada murid, semisal tugas-tugas yang berat, menjadi ketua kelas. Setiap murid ada tanggung jawab.

2. Guru harus dekat dengan para murid. Guru harus banyak bertanya pada murid. Apakah ada permasalahan yang sedang dihadapi murid.

3. Para guru selalu mendengar cerita murid. Karena mungkin murid seperti itu dia merasa kesepian untuk menceritakan keluh kesah yang ia miliki.

4. Para guru sebaiknya menambah perhatian para murid. Para guru memperlakukan perhatian khusus bagi murid yang malas atau banyak masalah.

Baca Juga  𝐊𝐨𝐭𝐚 𝐁𝐚𝐭𝐚𝐦 𝐉𝐚𝐝𝐢 𝐑𝐮𝐣𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐊𝐚𝐛𝐮𝐩𝐚𝐭𝐞𝐧 𝐋𝐚𝐛𝐮𝐡𝐚𝐧𝐛𝐚𝐭𝐮 𝐁𝐞𝐥𝐚𝐣𝐚𝐫 𝐏𝐞𝐫𝐢𝐡𝐚𝐥 𝐃𝐚𝐞𝐫𝐚𝐡 𝐋𝐚𝐲𝐚𝐤 𝐀𝐧𝐚𝐤

Para peserta halaqah ilmiah Pesantren Al Azhaar Tulungagung sangat aktif dengan banyak mengajukan berbagai pertanyaan. Mereka berharap dari halaqah ilmiah ini tetap ada tindak lanjut dalam bentuk konsultasi walau secara online.

 

(Team/Red)

Post Views: 1,128
Tags: BaliBangkitBudi pekertiHAMHukumpendidikanPermasalahanPUTulungagung
Previous Post

Komunitas Sepatu Roda Semakin Diminati di Banyuwangi

Next Post

Kajati Jatim Mia Amiati: 5 Hikmah Dalam Peringati Maulid Nabi Muhammad 12 Robiul Awal 1446H/2024

Redaksi <span class="verified-badge"></span>

Redaksi <span class="verified-badge"></span>

Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Media Nasional Ganesha Abadi merupakan bagian dari jajaran kewartawanan dan perwakilan redaksi yang bertugas mengembangkan jaringan informasi serta menjalankan fungsi jurnalistik di wilayah kerja yang ditentukan. Dalam menjalankan tugasnya, Kaperwil berperan melakukan koordinasi dengan wartawan dan kontributor, menghimpun informasi dari lapangan, membangun komunikasi dengan instansi pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga, organisasi masyarakat, pelaku usaha, dan masyarakat, serta memastikan informasi yang disampaikan kepada redaksi memiliki dasar fakta dan dapat dipertanggungjawabkan. Kaperwil menjunjung tinggi prinsip akurasi, keberimbangan, independensi, profesionalitas, etika jurnalistik, serta kepentingan publik. Setiap informasi yang memiliki dampak terhadap masyarakat wajib disampaikan secara hati-hati melalui proses verifikasi dan konfirmasi kepada pihak terkait. Kaperwil tidak memiliki kewenangan untuk menghapus atau melakukan take down berita secara sepihak. Kewenangan editorial terhadap penerbitan, koreksi, perubahan, maupun pencabutan berita tetap berada pada mekanisme dan kewenangan redaksi sesuai kebijakan perusahaan media. Media Nasional Ganesha Abadi “Akurat dan Berimbang” “Berani Tajam Sesuai Data Mengungkap Fakta.”

Next Post
Kajati Jatim Mia Amiati: 5 Hikmah Dalam Peringati Maulid Nabi Muhammad 12 Robiul Awal 1446H/2024

Kajati Jatim Mia Amiati: 5 Hikmah Dalam Peringati Maulid Nabi Muhammad 12 Robiul Awal 1446H/2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

September 13, 2026

KOPERASI DESA MUAT TEMBAKAU DI JALAN RAYA: MACET, BAHAYA, TAK DIATUR

September 13, 2026

PAPAN SUDAH RETAK ANGKA DISEMBUNYIKAN IRIGASI TORBANG DIDUGA PANGGUNG PENGELABUHAN POKTAN BONEKA PPL PEGANG KENDALI KORLU DI BALIK LAYAR

September 13, 2026

ROKAT DESA TORBANG TRADISI TAHUNAN YANG TERUS DILENGSERKAN KEPALA DESA MUZANI BERTEKAD BEKERJA DENGAN AMANAH DAN SINERGI

September 12, 2026

Recent News

September 13, 2026

KOPERASI DESA MUAT TEMBAKAU DI JALAN RAYA: MACET, BAHAYA, TAK DIATUR

September 13, 2026

PAPAN SUDAH RETAK ANGKA DISEMBUNYIKAN IRIGASI TORBANG DIDUGA PANGGUNG PENGELABUHAN POKTAN BONEKA PPL PEGANG KENDALI KORLU DI BALIK LAYAR

September 13, 2026

ROKAT DESA TORBANG TRADISI TAHUNAN YANG TERUS DILENGSERKAN KEPALA DESA MUZANI BERTEKAD BEKERJA DENGAN AMANAH DAN SINERGI

September 12, 2026
https://pkvgamesqqonline.com/ https://topweddinglists.com/ https://aethelmearc.net/ https://central.nasrda.gov.ng/ https://hoteljackson.com/
https://alpolac.edu.kz/learn/pkvgames/ https://alpolac.edu.kz/learn/bandarqq/ https://alpolac.edu.kz/learn/dominoqq/
https://adsii.or.id/sdm/pkvgames/ https://adsii.or.id/sdm/bandarqq/ https://adsii.or.id/sdm/dominoqq/
https://everynationeducation.org/mobileadmin/pkvgames/ https://everynationeducation.org/mobileadmin/bandarqq/ https://everynationeducation.org/mobileadmin/dominoqq/
https://ethnographylab.iiitd.edu.in/img/pkvgames/ https://ethnographylab.iiitd.edu.in/img/bandarqq/ https://ethnographylab.iiitd.edu.in/img/dominoqq/
https://pinktowerchildcarecentre.com/pkv/ https://pinktowerchildcarecentre.com/bandarqq/ https://pinktowerchildcarecentre.com/dominoqq/
https://smcc.or.id/stats/pkvgames/ https://smcc.or.id/stats/bandarqq/ https://smcc.or.id/stats/dominoqq/
https://aenfis.com/cloud/bandarqq/ https://aenfis.com/cloud/pkvgames/ https://aenfis.com/cloud/dominoqq/
https://unm.edu.ni/old/pkvgames/ https://unm.edu.ni/old/bandarqq/ https://unm.edu.ni/old/dominoqq/
https://cheersport.at/doc/pkv-games/ https://cheersport.at/doc/bandarqq/ https://cheersport.at/doc/dominoqq/ https://cheersport.at/about-us/
https://sigarmas.com/backup/pkv-games/ https://sigarmas.com/backup/bandarqq/ https://sigarmas.com/backup/dominoqq/
https://www.spring.edu.sg/sci/pkv-games/ https://www.spring.edu.sg/sci/bandarqq/ https://www.spring.edu.sg/sci/dominoqq/
https://cecas.clemson.edu/mobile-lab/ https://cecas.clemson.edu/amic/ https://cecas.clemson.edu/latourlabs/
https://lpm.stital.ac.id/ https://digilib.stital.ac.id/ https://pai.stital.ac.id/
https://id.pandamgadang.com/
https://gurupintar.ut.ac.id/

Browse by Category

  • DAERAH
  • EKONOMI – BISNIS
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • OTOMOTIF
  • PARIWISATA
  • PARLEMEN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • POLRI
  • SENI BUDAYA
  • SOSIAL
  • TNI
  • TRENDING

Recent News

September 13, 2026

KOPERASI DESA MUAT TEMBAKAU DI JALAN RAYA: MACET, BAHAYA, TAK DIATUR

September 13, 2026
  • REDAKSI
  • KONTAK REDAKSI
  • HAK JAWAB, HAK KOREKSI dan KLARIFIKASI
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • MEDIA GANESHA ABADI TENTANG KEWAJIBAN KONFIRMASI DALAM PEMBERITAAN
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • PERATURAN INTERNAL PERUSAHAAN MEDIA
  • TENTANG KAMI
  • Visi & Misi GJLI (Gerakan Jurnalis Leader Indonesia)
  • Visi & Misi Media Nasional Ganesha Abadi

Hak Cipta ganeshaabadi.com ©2024

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • TRENDING
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • TNI
    • POLRI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • PARLEMEN
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • SOSIAL
  • TENTANG KAMI
    • REDAKSI
    • PEDOMAN MEDIA SIBER
    • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOGIN
    • Login
  • Login

Hak Cipta ganeshaabadi.com ©2024

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In