Denpasar – Komitmen membangun budaya hidup bersih dan berkelanjutan terus diperkuat di wilayah Denpasar Barat. Bhabinkamtibmas Desa Tegal Harum, Aiptu I Gusti Ngurah Agung Suparta, mengambil langkah konkret dengan menginisiasi aksi sosial pembagian Compost Bag kepada masyarakat, bertempat di halaman Kantor Perbekel Tegal Harum, Jalan Gunung Cemara No. 306 A.
Kegiatan ini bukan sekadar distribusi sarana, melainkan gerakan edukatif yang menyasar perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga. Dengan pendekatan langsung dan humanis, warga diberikan pemahaman tentang pentingnya pemilahan limbah organik serta manfaat pengolahan mandiri menjadi kompos.
Compost Bag yang dibagikan merupakan media praktis dan ramah lingkungan untuk mengolah sisa-sisa dapur seperti sayuran, buah, dan bahan organik lainnya. Inovasi sederhana ini dinilai mampu menekan volume sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sekaligus menghasilkan pupuk alami yang bernilai guna bagi kebutuhan pertanian maupun penghijauan rumah tangga.
Dalam keterangannya, Aiptu I Gusti Ngurah Agung Suparta menegaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai motor penggerak kesadaran sosial dan lingkungan.
“Ini adalah bagian dari edukasi berkelanjutan. Kami ingin masyarakat tidak hanya menerima, tetapi juga memahami dan menerapkan pengelolaan sampah secara mandiri demi lingkungan yang lebih sehat,” ungkapnya.
Langkah ini sejalan dengan program Polri dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi dengan agenda pembangunan daerah berbasis ekologi.
Antusiasme warga terlihat tinggi. Kehadiran masyarakat dalam jumlah signifikan serta partisipasi aktif dalam sesi penjelasan menunjukkan bahwa kesadaran kolektif mulai tumbuh. Desa Tegal Harum pun bergerak menuju model desa sadar lingkungan yang tidak hanya responsif, tetapi juga solutif dalam menghadapi persoalan sampah.
Gerakan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk mengembangkan pola pengelolaan sampah berbasis masyarakat, demi masa depan lingkungan yang lebih lestari.
Penulis: Redaksi Ganesha Abadi
Slogan: Mengabarkan Fakta, Menguatkan Bangsa







