Sidoarjo – Dalam rangka mendukung program pemerintah melalui Asta Cita di bidang ketahanan pangan, serta sebagai implementasi program ketahanan pangan Polresta Sidoarjo, Bhabinkamtibmas Desa Buncitan Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo, Aiptu Sulaiman melaksanakan kunjungan ke petani terong milik warga pada Senin (5/5).
Lahan pekarangan yang berada di kawasan Desa Buncitan ini menjadi salah satu contoh nyata upaya masyarakat desa dalam mendukung swasembada pangan lokal melalui pertanian modern. Tanaman terong yang dibudidayakan menggunakan sistem irigasi tetes (drip irrigation) menunjukkan hasil yang cukup baik, dan telah mampu dipasarkan ke berbagai wilayah di sekitar Sidoarjo.
Dalam kunjungannya, Aiptu Sulaiman berdialog dengan petani pemilik lahan dan memberikan apresiasi atas inisiatif serta kerja keras warga dalam membangun pertanian yang produktif dan berkelanjutan. Ia juga menegaskan bahwa Polri, khususnya melalui peran Bhabinkamtibmas, hadir untuk mendukung dan mendorong program-program ketahanan pangan yang digagas oleh masyarakat desa.
“Kunjungan ini adalah bentuk komitmen kami, Polri, dalam mendukung ketahanan pangan lokal sebagaimana yang dicanangkan dalam program Asta Cita dan kebijakan Polresta Sidoarjo. Kami ingin menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat, termasuk dalam sektor pertanian,” ujar Aiptu Sulaiman
Ia juga menyampaikan bahwa peran Polri tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam pembangunan, termasuk dalam mendukung petani untuk mewujudkan swasembada pangan secara mandiri.
Kegiatan ini pun disambut positif oleh para petani dan warga desa yang merasa diperhatikan serta didukung oleh aparat keamanan. Mereka berharap, ke depan sinergi antara petani dan Polri dapat semakin erat, termasuk dalam hal akses informasi, keamanan pertanian, dan peningkatan kapasitas produksi.
Dengan gerakan “Polri untuk Petani”, harapannya sektor pertanian di Kabupaten Sidoarjo, khususnya di Desa Buncitan akan semakin tumbuh dan tangguh menghadapi berbagai tantangan, demi Indonesia yang mandiri dan berdaulat di bidang pangan.
(Redho)







