Lubuklinggau – Ketua DPRD Kota Lubuklinggau Ir. Yulian Effendi, M.H. memimpin rapat bersama delapan fraksi partai besar dan perwakilan tenaga honorer PPPK R3 dan R4 Non-Database di Gedung Rapat Banmus DPRD Lubuklinggau, Rabu (6/8/2025).
Rapat ini membahas kelanjutan status tenaga honorer Non-Database yang telah mengikuti seleksi PPPK tahap dua agar segera diangkat menjadi pegawai penuh waktu dan paruh waktu di lingkungan Pemkot Lubuklinggau.
Berdasarkan data dari BKDSDM Kota Lubuklinggau, terdapat sekitar 1.800 tenaga honorer Non-Database yang telah mengikuti ujian PPPK tahap dua di Kantor BKN Provinsi Sumatera Selatan.
Suasana rapat sempat haru saat beberapa tenaga honorer menceritakan perjuangan mereka yang telah belasan tahun mengabdi dengan gaji minim. Salah satunya, Intan, tenaga honorer nakes di salah satu puskesmas yang telah bekerja lebih dari 13 tahun. Dengan air mata, ia memohon kepada DPRD dan Pemkot agar segera mengangkat para honorer menjadi pegawai resmi.
Ketua Aliansi PPPK R3 dan R4 Kota Lubuklinggau, Retno, yang hadir bersama Feri, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan Ketua DPRD dan fraksi-fraksi partai yang telah hadir, yakni dari Golkar, NasDem, Gerindra, PKS, Demokrat, PDI Perjuangan, PKB, dan Hanura.
“Kami sudah lama menunggu momen ini. Bahkan kami sempat berjuang ke Jakarta untuk meminta kepastian nasib kepada Kemenpan dan BKN Pusat. Alhamdulillah, hasil rapat hari ini membuahkan dukungan penuh dari DPRD,” ujar Retno.
Ia berharap Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau segera mengumumkan keputusan pengangkatan resmi tenaga honorer PPPK R3 dan R4. Dukungan DPRD ini dinilai sebagai titik terang bagi perjuangan panjang mereka.
(Erwin)








