SUMENEP, 15 Oktober 2026 — Media Ganesha Abadi-Suasana Pasar Anom Baru yang tadinya sibuk oleh geliat ekonomi warga mendadak panas membara, Kamis pagi (15/10/2026) sekira pukul 07.30 WIB. Ketenangan pasar buyar seketika akibat ulah oknum penjaga tiket di pintu selatan yang dinilai arogan dan bertindak sewenang-wenang hingga memicu perselisihan berdarah dingin antara petugas dan warga setempat.
Oknum penjaga tiket berinisial MG yang akrab disapa Mat Galok mendadak mengamuk dan melontarkan kata-kata kotor tak senonoh kepada Arik (nama samaran). Padahal, Arik bukanlah pengunjung asing, melainkan sosok yang sehari-hari lalu-lalang mengais rezeki dan punya relasi dagang kuat di Pasar Anom Baru.
Menurut keterangan sejumlah pedagang di lokasi kejadian, keributan bermula dari hal sepele. Arik yang hendak melintas ditagih uang masuk oleh Mat galok Padahal, Arik sudah membayar kewajiban tiketnya sebelum insiden terjadi. Bukannya menyelesaikan secara arif, Mat Galok justru memberondong Arik dengan caci maki kasar yang sangat tidak pantas diucapkan oleh seorang pelayan publik.
Tak tahan harga dirinya diinjak-injak dengan umpatan kotor di depan umum, emosi Arik pun meledak. Pertengkaran mulut tak terhindarkan hingga berujung pada aksi baku hantam yang amat memalukan di tengah pasar.
Masyarakat mempertanyakan: untuk apa pungutan tiket jika pelayannya justru menyakiti dan menindak warga yang sudah membayar? Siapa yang berwenang mengawasi perilaku oknum-oknum di pasar ini? Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola pasar maupun instansi terkait. Kami akan terus memantau perkembangan peristiwa ini.
(Yadi/Red)






