BANYUWANGI – Pengerjaan proyek plengsengan jaringan Sekunder yang di duga milik balai besar Pengairan Bondowoso yang berada di wilayah desa gambiran, kecamatan gambiran dengan titik koordinat pulosari 1 (PO1) terkesan asal di kerjakan. Jumat (26/1/2024)
Untuk menutupi informasi masyarakat, Diduga pihak pelaksana dengan sengaja tidak memasang papan nama proyek
Pasalnya, pekerjaan proyek yang telah mulai di kerjakan tersebut justru di duga kuat mengunakan material lama. Bahkan dari keterangan sebagain warga setempat. Pekerjaan tersebut dengan kondisi air masih tetap mengalir, dan di lokasi tidal ada alat hisap airnya (Alcon)
Dari keterangan warga sekitar sebut saja YD mengatakan bahwa proyek tersebut sudah di kerjakan beberapa hari yang lalu.
“Proyek tersebut dikerjakan udah beberapa hari yang lalu mas, untuk para pekerja nya pun tidak kenal, bahkan memang material batu lama terlihat di pasang kembali, Sedangkan tampak di depan plengsengan mengunakan batu rain baru, namun di dalam nya banyak sekali menggunakan batu – batu yang lama,” ujar YD kepada awak media
Dilihat sepintas pekerjaan tersebut seolah baru semua, tidak hanya itu di sesalkan dalam pekerjaan proyek tersebut dalam kondisi air mengalir, sedangkan mutu dari material pasir lebih dominan bercampur dengan padas
Dari lokasi proyek plengsengan jaringan sekunder tersebut masih belum ada pemasangan papa nama kegiatan. Sementara dalam aturan bisa di katakan bahwa adanya papan nama sudah merupakan salah satu bentuk dari Rancangan Anggaran Belanja (RAB) maka tidak ada alasan bagi pihak kontraktor untuk tidak memasang papan nama kegiatan. Apalagi ada nya papan nama kegiatan merupakan bagian dari UU KIP
“Harusnya pihak kontraktor pelaksana kegiatan lebih bisa menjadi tauladan dengan memberikan hak kepada warga penerima manfaat untuk mengetahui sumber anggaran proyek dan terhindar dari sebutan proyek siluman berdasi, masyarakat punya hak penuh. Hal terkecil yang terjadi ialah dugaan korupsi telah berjalan. Proyek tanpa papan nama tidak boleh lagi ada di kabupaten banyuwangi maka petugas dari dinas terkait mesti lebih jeli dan teliti. Agar kualitas proyek tidak seumur jagung,”tambah YD tokoh warga gambiran
Hingga berita ini di tayangkan masih belum di ketahui pihak CV pelaksana. Di karenakan proyek tersebut tanpa ada pemasangan papan nama proyek.
(Team/Red)












