Jakarta – Komitmen TNI Angkatan Udara dalam memperkuat kesiapan operasi udara berbasis teknologi modern kembali ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Bidang Operasi (Rakorops) TNI AU Tahun 2026 yang digelar di Gedung GSG Suharnoko Harbani, Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Komandan Pangkalan TNI AU Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., turut hadir dalam forum strategis tersebut sebagai bentuk dukungan aktif terhadap kebijakan dan arah pembangunan kekuatan udara nasional.
Rakorops dipimpin oleh Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Udara (Asops Kasau) Marsda TNI Suliono, S.Sos., dengan tema besar “Tantangan Modernisasi Alpalhankam, Teknologi Informasi, Keamanan Siber dan Ruang Angkasa dalam Rangka Operasi Udara di Era Digital Guna Mewujudkan TNI AU yang Ampuh.” Tema ini mencerminkan keseriusan TNI AU dalam menjawab dinamika ancaman multidimensi yang semakin kompleks.
Dalam arahannya, Asops Kasau menegaskan bahwa keunggulan operasi udara masa kini tidak lagi semata ditentukan oleh kekuatan alutsista, tetapi sangat bergantung pada supremasi informasi, sistem komando dan kendali berbasis jaringan, serta kemampuan menjaga integritas data dari gangguan siber. Menurutnya, perang modern menuntut kecepatan pengambilan keputusan yang presisi dan didukung sistem informasi yang andal.
Lebih lanjut ditekankan, modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan harus berjalan paralel dengan penguatan sistem C4ISR, pengembangan decision support system, penerapan network centric operation, serta peningkatan kapasitas satuan siber TNI AU sebagai benteng utama dalam menjaga kesinambungan operasi udara nasional.
Rakorops TNI AU 2026 juga diperkaya dengan paparan para narasumber kompeten dari kalangan akademisi dan internal TNI AU, di antaranya Rektor Universitas Pradita Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., M.B.A., M.Phil., M.A., Dosen Prodi Perang Asimetrik Unhan RI Dr. Yono Reksoprodjo, D.I.C., Kadiskumau, Dansatsiberau, Dirlat Kodiklatau, serta Paban I Ren/Sopsau.
Melalui Rakorops ini, diharapkan terbangun kesamaan visi, pola pikir, dan langkah strategis seluruh jajaran TNI AU dalam mewujudkan kekuatan udara yang adaptif, modern, dan mampu menjawab tantangan era digital secara profesional dan berkelanjutan. (Pen Lanud Sultan Hasanuddin)








