Banjar Tegeh Sari – Dalam upaya memperkuat stabilitas keamanan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan, aparat Bhabinkamtibmas dari Kepolisian Negara Republik Indonesia melaksanakan kegiatan sambang warga di Banjar Tegeh Sari.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah strategis untuk membangun komunikasi aktif dan kemitraan yang solid antara kepolisian dan masyarakat. Kehadiran langsung aparat di tengah warga menjadi bentuk nyata pendekatan humanis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam dialog yang berlangsung hangat, Bhabinkamtibmas menegaskan pentingnya kewaspadaan kolektif terhadap potensi gangguan keamanan. Warga diimbau untuk tidak bersikap apatis, melainkan aktif menjaga lingkungan serta segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang.
“Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” menjadi pesan utama yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Tak hanya fokus pada aspek keamanan, Bhabinkamtibmas juga memberikan edukasi penting terkait pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Warga diajak untuk mulai menerapkan pola hidup bersih dengan memilah sampah sejak dari rumah, meliputi:
- Sampah organik
- Sampah anorganik
- Sampah residu
Langkah sederhana ini dinilai krusial dalam menekan volume sampah sekaligus mencegah dampak buruk terhadap kesehatan dan lingkungan.
Selain itu, masyarakat diingatkan agar tidak membuang sampah sembarangan, mengingat persoalan sampah kini menjadi isu serius yang berdampak langsung pada kualitas hidup dan potensi bencana lingkungan.
Melalui kegiatan sambang ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara aparat kepolisian dan masyarakat. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak perubahan sosial di tengah masyarakat.
(Redaksi)







