Sidoarjo – Dalam program Asta cita ketahanan pangan, Polri membantu masyarakat mencapai ketahanan pangan di tingkat keluarga, dalam hal ini Bhabinkamtibmas Desa Simokali Bripka Alex telah memprakarsai ‘Gerakan Tanam Pekarangan pangan bergizi’ sebagai sarana memanfaatkan pekarangan rumah untuk bercocok tanam tanaman penghasil pangan. Program ini bertujuan untuk mendorong warga untuk mengolah pekarangan mereka dengan sayuran, buah-buahan, dan herbal tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tetapi juga untuk meningkatkan kemandirian ekonomi mereka.
Bhabinkamtibmas Desa Simokali, Bripka Alex, memimpin kegiatan ini dengan mengajar dan mendemonstrasikan penanaman secara door-to-door di beberapa lokasi percontohan. “Bahkan pekarangan terkecil pun bisa dimanfaatkan dengan menggunakan metode hidroponik, pot atau media yang lain, kegiatan ini adalah salah satu upaya untuk mengurangi ketergantungan pada pasar terutama saat harga pangan sangat fluktuatif,” ujarnya.
Inisiatif ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Ibu Siti, seorang peserta, mengungkapkan antusiasmenya, “Sebelumnya pekarangan penuh dengan rumput tetapi sekarang ada kangkung, cabai, dan tomat. Menghemat biaya dan hidup lebih sehat adalah bonus!”
Menurut Kapolsek Candi Polresta Sidoarjo Kompol Eka Anggriana, S.H., M.A.P. Rencana ke depan dari Polsek Candi akan bekerja sama dengan dinas pertanian setempat untuk pelatihan workshop pengolahan pasca panen dan memperluas gerakan ini ke semua desa terpadu. “Kami ingin ini menjadi budaya masyarakat karena ketahanan pangan dimulai dari rumah.”
(Redho)








