Sidoarjo – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian dari Asta Cita Polri, Bhabinkamtibmas Desa Gelam Polsek Candi, Aiptu Basuki, menginisiasi langkah konkret dengan mendorong warga mengembangkan usaha peternakan ayam.
Langkah ini dinilai sebagai strategi tepat untuk memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa, sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat. Desa Gelam sendiri memiliki potensi besar dalam sektor pertanian dan peternakan yang belum dimanfaatkan secara maksimal.
Peternakan ayam dipilih karena dianggap paling efisien dan terjangkau. Selain itu, ayam sebagai sumber protein hewani memiliki permintaan pasar yang stabil serta siklus produksi yang relatif cepat. Modal yang dibutuhkan pun tergolong ringan, membuatnya ideal bagi masyarakat desa.
Program ini diawali dengan sosialisasi kepada warga melalui berbagai forum, seperti rapat RT/RW, pengajian, dan kelompok tani. Aiptu Basuki aktif memberikan edukasi dan pendampingan agar warga bisa menjalankan usaha peternakan secara berkelanjutan.
Kapolsek Candi Polresta Sidoarjo, Kompol Eka Anggriana, S.H., M.A.P., menyampaikan bahwa keberhasilan program ini menjadi bukti pentingnya pendekatan community policing. Menurutnya, Polri bukan hanya penjamin keamanan, tetapi juga agen perubahan sosial yang berperan langsung dalam mendukung pembangunan ekonomi dan ketahanan pangan.
“Dengan program ini, Polri hadir sebagai penggerak kesejahteraan masyarakat. Kami berharap program seperti ini bisa direplikasi di wilayah lain,” tegas Kompol Eka.
Langkah ini menjadi inspirasi nyata bahwa upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional bisa dimulai dari desa, yang merupakan pondasi utama pembangunan bangsa.
(Red)







