Banyuwangi – Upaya memperkuat daya saing ekonomi kerakyatan di Banyuwangi kembali ditunjukkan melalui penyelenggaraan Workshop Nasional UMKM bertema “Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Inovasi, Kreativitas, dan Daya Saing di Era Digital”. Acara yang digelar di Hotel Aston Banyuwangi pada (13/9/2025) ini diikuti ratusan pelaku usaha dari berbagai daerah dengan antusiasme tinggi.
Workshop tersebut diinisiasi oleh Remote Skills Academy AI Upskilling Program bersama Koperasi Jetawangi Nusantara, serta mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pertanian dan Pangan serta Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan. Kegiatan ini sejalan dengan program prioritas Bupati Banyuwangi untuk mewujudkan UMKM Naik Kelas dengan dukungan teknologi digital.
Dalam pelatihan ini, peserta memperoleh pembekalan komprehensif mulai dari strategi pemasaran digital, inovasi produk, hingga pengelolaan keuangan modern. Sejumlah pakar nasional hadir sebagai narasumber, memastikan materi yang diberikan tidak hanya sebatas teori, melainkan aplikatif dan relevan dengan tantangan industri saat ini.
Ketua Yayasan Remote Skills Academy, Nafinia Putra, menegaskan bahwa AI membuka peluang besar bagi UMKM untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman. “Kami ingin membantu pelaku usaha memanfaatkan kecerdasan buatan sebagai alat transformasi, baik dalam digitalisasi maupun pemasaran produk, agar UMKM semakin kompetitif di era industri 4.0,” ujarnya.
Tidak hanya berupa seminar, kegiatan ini juga menghadirkan praktik langsung. Para peserta diajak mengoperasikan aplikasi berbasis AI, mulai dari desain kemasan, analisis pasar, hingga strategi promosi digital. Panitia bahkan menyiapkan sertifikasi serta jenjang pelatihan lanjutan bagi peserta yang serius mendalami implementasi AI dalam bisnis mereka.
Ketua Koperasi Jetawangi Nusantara, Ahmad Maulana, menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk melahirkan UMKM tangguh. “Kami berkomitmen mencetak pelaku usaha yang bukan hanya kuat di pasar lokal, tetapi juga siap menembus pasar nasional bahkan internasional. Dukungan Pemkab Banyuwangi akan terus kami sinergikan agar manfaat program ini bisa dirasakan lebih luas,” tegasnya.
Dengan antusiasme tinggi dari para pelaku usaha, workshop ini diharapkan menjadi momentum baru bagi UMKM Banyuwangi untuk memperkuat inovasi, memperluas jaringan, dan meningkatkan daya saing. Pemanfaatan teknologi, khususnya AI, diyakini dapat menjadikan UMKM lebih mandiri, berdaya, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
(Red)









