BANYUWANGI, – Diduga penyaluran dana Bantuan Sosial (Bansos) desa tegalharjo kecamatan Glenmore tidak tersalurkan dengan benar, Banyak Kelompok Penerima Manfaat (KPM) tidak mendapatkan hak Bansosnya, diduga akibat dampak politisi yang ada di desa tegalharjo Glenmore.
Miris melihatnya, begitu banyak KPM yang tidak diberikan hak bansosnya secara bersamaan, tanpa adanya pemberitahuan kepada Para KPM tersebut,
Antara lain di Afdeling Kali takir desa tegalharjo kecamatan Glenmore kabupaten Banyuwangi Jawa Timur (4/5/2024),

Kejadian ini berawal dari banyaknya keluhan dari warga masyarakat tegalharjo yang menyampaikan “kemarin-kemarin saya dapat,, tapi semenjak tahun 2024 dan semenjak pergantian kepala desa yang baru hampir sebagian besar warga masyarakat tegalharjo, khusus nya dusun Kali takir hampir semua tidak mendapatkan nya, “tutur warga.
“Andaikan yang tidak mendapatkannya hanya satu dua orang mungkin bisa kami mengerti, tapi kejadian ini bersamaan, dan hampir semua warga masyarakat sekitar kami tidak mendapatkannya”,

Kami minta penjelasan dan butuh klarifikasi kepada pihak yang terkait, kalau perlu kami siap beramai-ramai datang ke kantor desa untuk mempertanyakan masalah ini,”tambahnya,
Pendamping desa Tegalharjo, Holil saat di konfirmasi terkait hal ini, menyampaikan bahwa dirinya sebagai pendamping sudah menyampaikan ke pihak Pemdes Tegalharjo, terkait bansos tersebut, dan berjanji akan cek ulang data KPM, kata Holil.
Selanjutnya Sekdes desa tegalharjo setelah dikonfirmasi, dan ditemui oleh salah satu aktivis dan Awak Media menjelaskan, “Satu Minggu Sebelumnya sudah pernah kami bahas dengan semua pihak yang terkait, termasuk pak RT pak RW dan kepala dusun, kebetulan saya jadi moderatornya, “kita kroscek, dan pendataan ulang atas kelayakan penerimaan mendapatkan bantuan sosial (bansos), “pungkas Sekdes.
Pertanyaannya warga?, “setelah kita cek data tahun 2024 sebagian besar warga masyarakat yang tercantum namanya tercatat mendapatkan bansos, tapi kenapa kok gak sampai ke tangan ke warga masyarakat yang dimaksud?
Untuk hal ini masih kita selidiki lebih lanjut kita perjuangkan hak nya warga dan kelayakan dan yang seharusnya mendapatkan nya, Imbuh Sekdes.
(Team/Red)









