ACEH — Kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak bencana kembali diwujudkan melalui kegiatan Bakti Kesehatan dan Pengobatan dalam rangka Operasi Aman Nusa II, yang dilaksanakan secara serentak di sejumlah wilayah Provinsi Aceh.
Kegiatan kemanusiaan ini menyasar warga terdampak bencana alam di Kabupaten Bener Meriah, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang, dengan layanan utama berupa pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan dan vitamin, serta edukasi kesehatan bagi masyarakat di lokasi terdampak.
Di Desa Burni Pase, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, bakti kesehatan dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini digelar oleh Sidokkes Polres Bener Meriah, didukung Tim Kesehatan BKO Pusdokkes Polri, Polda Jawa Timur, serta dokter mitra Polres Bener Meriah.
Sebanyak 51 warga mendapatkan layanan medis dengan keluhan dominan seperti dermatitis, ISPA, faringitis, cephalgia, myalgia, hipertensi, hingga gangguan pola makan akibat kondisi pascabencana.
Salah satu dokter yang bertugas, dr. Yeremia Dwi Purnomo dari RS Bhayangkara Batu Malang, menjelaskan bahwa kondisi lingkungan pascabencana sangat berpengaruh terhadap kesehatan warga.
“Sebagian besar keluhan dipicu oleh lingkungan yang lembap, kelelahan fisik, serta stres pascabencana. Kehadiran layanan kesehatan Polri diharapkan dapat mencegah penyakit berkembang lebih serius dan membantu pemulihan warga secara menyeluruh,” ujarnya.
Sementara itu, di Desa Alue Ie Puteh, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Klinik Pratama Polres Aceh Utara bersama Tim BKO Polda Jawa Timur memberikan layanan kesehatan kepada 186 warga terdampak banjir. Jenis penyakit yang banyak ditemukan meliputi dermatitis, ISPA, hipertensi, cephalgia, hingga diabetes melitus.
Dokter penanggung jawab kegiatan, Ipda dr. Nuno Febrian Probosutiksna, menegaskan bahwa bakti kesehatan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Kami tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga edukasi kesehatan agar masyarakat mampu menjaga kondisi tubuhnya di tengah keterbatasan pascabencana,” tegasnya.
Pelayanan serupa juga dilaksanakan di Posko Kesehatan Aceh Tamiang dengan melibatkan Tim BKO Polda Metro Jaya. Sebanyak 26 warga menerima pemeriksaan kesehatan dan pemberian vitamin, dengan keluhan terbanyak berupa ISPA, hipertensi, diare, dan penyakit kulit.
Salah satu warga penerima manfaat, Nurhayati (48), mengaku sangat terbantu dengan kehadiran tim kesehatan Polri.
“Kami sangat bersyukur. Alhamdulillah ada dokter dan polisi yang datang langsung membantu kami,” tuturnya haru.
Melalui kegiatan Bakti Kesehatan Operasi Aman Nusa II, Polri kembali menegaskan komitmennya tidak hanya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, tetapi juga sebagai mitra kemanusiaan yang hadir merawat, menguatkan, serta memulihkan harapan masyarakat di tengah situasi bencana.
(Redaksi)








