Banten – Unsur Bakamla RI, KN Tanjung Datu-301, berhasil mengevakuasi kapal ikan KM Damasha 7 yang kandas di perairan Pulau Tunda, Banten, pada Selasa (4/2/2025).
Insiden ini bermula pada pukul 05.48 WIB, saat KN Tanjung Datu-301 yang tengah berlabuh di Teluk Banten menerima laporan melalui Radio VHF mengenai kapal yang kandas. Menanggapi informasi tersebut, Komandan KN Tanjung Datu-301, Kolonel Bakamla Rudi Endratmoko, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., segera berkoordinasi dengan Vessel Traffic Service (VTS) Merak sebelum bergerak menuju lokasi kejadian.
Sekitar pukul 07.30 WIB, KN Tanjung Datu-301 tiba di lokasi dan langsung melaksanakan proses evakuasi dengan menarik KM Damasha 7 menggunakan tali towing. Menurut keterangan Nahkoda KM Damasha 7, Rujoko, kapalnya berangkat dari Muara Baru menuju Samudra Hindia namun mengalami mati mesin sejak pukul 03.00 WIB sehingga terombang-ambing hingga akhirnya kandas.

Setelah ditarik ke posisi aman, dilakukan pemeriksaan terhadap kapal dan awaknya. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh 31 Anak Buah Kapal (ABK), termasuk nakhoda, berada dalam kondisi sehat dan baik. Selain itu, kapal tidak mengalami kebocoran sehingga dinyatakan aman untuk melanjutkan perjalanan.
“Setelah kami lakukan proses evakuasi, kapal dinyatakan aman dan seluruh kru dalam kondisi sehat. Mereka pun dapat melanjutkan pelayaran ke tujuan,” ujar Kolonel Bakamla Rudi.
Ia juga mengimbau agar seluruh kapal yang mengalami kendala di perairan Indonesia segera menghubungi Bakamla RI untuk mendapatkan pertolongan cepat dan sigap.
Autentikasi:
Pranata Humas Ahli Muda Bakamla RI, Kapten Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd.
(Humas Bakamla)








