Banyuwangi – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Babinsa Pakistaji turut mendampingi masyarakat Dusun Kepuh, Desa Pakistaji, Kecamatan Blimbingsari untuk menghadiri acara keagamaan yang digelar di wilayah binaan.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat nilai-nilai keagamaan, sekaligus menjaga kerukunan antar warga.
Tausiah: Ajak Warga Perkuat Ukhuwah dan Rukun Tetangga
Acara Maulid Nabi menghadirkan penceramah Al Ustadz Sunandi dari Pondok Pesantren Desa Badean
Dalam tausiahnya, Al Ustadz Sunandi mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Beliau berpesan agar kita selalu berdampingan menjalani kehidupan. Ciptakan hidup rukun antar tetangga, saling tolong menolong, dan perkuat persaudaraan. Karena kekuatan umat ada pada persatuannya,” ujar Al Ustadz Sunandi.
Isi tausiah mendapat antusias dari warga yang hadir. Suasana berlangsung khidmat dengan pembacaan sholawat, doa bersama, dan ramah tamah.
Sinergi TNI, Pemdes dan Masyarakat Turut hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa Pakistaji Serma Eko bersama Kepala Desa Pakistaji Kehadiran unsur TNI dan pemerintah desa menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan pembinaan wilayah.
Babinsa Pakistaji Serma Eko menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk mempererat hubungan antara aparat, pemerintah desa, dan masyarakat.
“Kami dari Babinsa siap mendampingi dan mendukung setiap kegiatan positif di wilayah binaan. Momentum Maulid Nabi ini kita jadikan sarana untuk memperkuat iman, menjaga keamanan, dan menciptakan lingkungan yang harmonis,” kata Serma Eko.
Kepala Desa Pakistaji juga mengapresiasi antusiasme warga Dusun Kepuh. Beliau berharap nilai-nilai yang disampaikan dalam peringatan Maulid dapat diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.
Makna Maulid di Tengah Masyarakat
Peringatan Maulid Nabi di Dusun Kepuh ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial keagamaan. Namun juga menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, dan mencegah potensi konflik antar warga.
Dengan semangat kebersamaan, diharapkan Desa Pakistaji khususnya Dusun Kepuh dapat menjadi contoh desa yang aman, rukun, dan religius.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, keamanan wilayah, dan kesejahteraan masyarakat.
Ganesha Abadi Suara Kebenaran, Pilar Demokrasi
(Cahyo)




