STM Hilir | Deli Serdang — Pembangunan dan aktivitas telekomunikasi satelit yang beroperasi di Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung kebutuhan konektivitas masyarakat, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau oleh infrastruktur jaringan darat.
Hal tersebut disampaikan Anggi, salah satu aktivis lingkungan, yang menilai kehadiran teknologi satelit menjadi solusi efektif dalam mewujudkan pemerataan akses informasi dan komunikasi, terutama bagi wilayah pegunungan, kepulauan, serta kawasan terpencil.
“Telekomunikasi satelit mampu menjawab tantangan keterbatasan jaringan darat. Melalui teknologi ini, masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dapat terhubung dengan dunia luar dan tidak lagi terisolasi secara digital,” ujar Anggi, Rabu (…).
Menurutnya, manfaat jaringan satelit tidak hanya dirasakan dalam aspek komunikasi, tetapi juga berdampak signifikan pada sektor pendidikan. Akses internet yang memadai memungkinkan pelaksanaan pembelajaran daring, pemanfaatan sumber belajar digital, serta peningkatan kualitas pendidikan melalui akses informasi yang lebih luas dan merata.
“Dengan dukungan konektivitas satelit, kesenjangan akses pendidikan di daerah dapat ditekan,” tambahnya.
Di bidang kesehatan, Anggi menilai jaringan satelit turut berperan dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat. Pemanfaatan telemedisin, konsultasi medis jarak jauh, hingga koordinasi penanganan darurat menjadi lebih optimal, terutama di wilayah dengan keterbatasan fasilitas medis.
Peran vital lainnya terlihat dalam situasi kebencanaan. Saat jaringan darat terganggu atau terputus akibat bencana alam, sistem komunikasi berbasis satelit tetap dapat berfungsi sebagai sarana komunikasi darurat.
“Hal ini sangat penting untuk mendukung proses evakuasi, distribusi bantuan, serta koordinasi antarinstansi agar tetap berjalan efektif,” terangnya.
Tak kalah penting, pengembangan telekomunikasi satelit juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta masyarakat produktif di daerah dapat memanfaatkan konektivitas digital untuk mengakses pasar yang lebih luas, memperluas jaringan usaha, dan meningkatkan daya saing ekonomi.
Anggi berharap, pengembangan infrastruktur satelit dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan sinergis antara pemerintah dan sektor swasta.
“Dengan kolaborasi yang kuat, kesenjangan digital di berbagai wilayah dapat terus ditekan dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” pungkasnya.
(Red)








