JAKARTA, 2 AGUSTUS 2026 – Kapolri kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Polri sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier personel. Melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1584/VII/KEP/2026 tertanggal 30 Juli 2026, Kombes Pol. Radjo Alriadi Harahap, alumni Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1994, resmi dipercaya menjabat sebagai Kepala Biro Provos (Karo Provos) Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri.
Dalam jabatan barunya, Kombes Pol. Radjo Alriadi Harahap menggantikan Brigjen Pol. Naek Pamen Simanjuntak, yang selanjutnya dipromosikan menjabat sebagai Wakapolda Sumatera Utara. Penunjukan ini menjadi bagian dari gelombang besar mutasi perwira tinggi dan menengah Polri per akhir Juli 2026 yang menyasar 146 personel.
JEJAK PENGABDIAN YANG TELAH TERUJI
Bagi jajaran Polda Bali, nama Kombes Pol. Radjo Alriadi Harahap tentu bukan sosok asing. Perwira yang dikenal tegas dan berintegritas ini pernah menjabat sebagai Kabid Propam Polda Bali pada periode 2020–2021. Selama bertugas di Pulau Dewata, ia dikenal aktif mengawal penegakan disiplin, kode etik profesi, serta pengawasan ketat pelaksanaan tugas anggota agar tetap berjalan sesuai koridor aturan yang berlaku.
Setelah menyelesaikan tugasnya di Polda Bali, pengalaman dan kemampuannya terus dipercaya. Ia kemudian menjabat sebagai Kabid Propam Polda Metro Jaya, sebelum dipromosikan menjadi Sesroprovos Divpropam Polri. Kini, dengan rekam jejak panjang di bidang pengawasan internal, ia kembali mendapat kepercayaan memegang posisi strategis sebagai Karo Provos Divpropam Polri — jabatan kunci yang berperan sentral dalam pembinaan disiplin, penegakan kode etik, serta pengawasan internal di seluruh jajaran Polri.
MUTASI BESAR DAN TUJUAN PENYEGARAN ORGANISASI
Mutasi ini merupakan bagian dari kebijakan Kapolri untuk memperkuat organisasi melalui penempatan personel sesuai kompetensi dan rekam jejak kinerjanya. Penugasan di lingkungan Divpropam dinilai sangat strategis guna menjaga profesionalisme, integritas, dan akuntabilitas institusi di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi.
Secara keseluruhan, mutasi Polri akhir Juli 2026 mencakup 146 personel, yang tertuang dalam dua Surat Telegram Kapolri:
– ST/1584/VII/KEP/2026: Mutasi 119 personel
– ST/1585/VII/KEP/2026: Mutasi 27 personel
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Edison Isir, S.I.K., M.T.C.P., menjelaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan dinamika organisasi yang rutin dilakukan. Tujuannya tak lain untuk penyegaran, pembinaan karier personel, serta peningkatan kualitas pelayanan dan kinerja kepolisian di seluruh Indonesia.
SEJUMLAH PEJABAT UTAMA LAIN YANG DIPROMOSIKAN
Selain Kombes Pol. Radjo Alriadi Harahap, sejumlah perwira juga mendapat promosi jabatan penting, antara lain:
✅ Brigjen Pol. Untung Widyatmoko — Kadiv Hubinter Polri
✅ Brigjen Pol. Dani Hamdani — Ses NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri
✅ Brigjen Pol. Wawan Muliawan — Wakabaintelkam Polri
✅ Brigjen Pol. Antonius Dwi Hendro Sunarko — Dirkamsus Baintelkam Polri
✅ Brigjen Pol. Bayu Aji — Karoanalis Baintelkam Polri
✅ Brigjen Pol. Sumy Hastry Purwanti — Karodokpol Pusdokkes Polri
Sementara di tingkat kewilayahan, antara lain:
✅ Brigjen Pol. Naek Pamen Simanjuntak — Wakapolda Sumatera Utara
✅ AKBP Riyana Purwasari — Kapolres Padang Pariaman
✅ AKBP Adi Dharma Pramudhita — Kapolres Asahan
✅ AKBP Lalu Hedwin Hanggara — Kapolres OKU Timur
✅ AKBP Adik Listiyono — Kapolres Musi Banyuasin
✅ AKBP Catur Erwin Setiawan — Kapolres Lubuk Linggau
Dengan terpilihnya Kombes Pol. Radjo Alriadi Harahap sebagai Karo Provos Divpropam Polri, diharapkan fungsi pengawasan internal, penegakan disiplin, serta pembinaan etika profesi di lingkungan Polri semakin kuat dan optimal. Langkah ini sekaligus menjadi pondasi untuk mewujudkan institusi kepolisian yang semakin profesional, modern, dan terpercaya di mata masyarakat.
(Yadi/Red)


