Banyuwangi – Menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada momentum mudik Lebaran, Aliansi Pemuda Peduli Masyarakat (APPM) Hebat mengambil langkah proaktif dengan Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. dan Bang Hasyim Genteng mendorong percepatan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Banyuwangi. Inisiatif tersebut disampaikan langsung oleh Ketua APPM, Rofiq Azmi, sebagai bagian dari komitmen organisasi dalam mengawal kepentingan publik serta memastikan kenyamanan masyarakat saat melakukan perjalanan mudik.
Dalam keterangannya kepada media, Rofiq Azmi menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk unsur kepolisian dan pemangku kepentingan daerah, guna mempercepat perbaikan jalan melalui metode tambal sulam pada titik-titik yang mengalami kerusakan.
Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk kepedulian nyata APPM terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat, khususnya pada saat arus mudik yang diperkirakan akan meningkat signifikan dalam waktu dekat.
“Setelah koordinasi yang matang dilakukan bersama berbagai pihak, kami akan menyiapkan dukungan media dan kanal informasi yang pro terhadap gerakan APPM. Tujuannya agar narasi yang berkembang di masyarakat dapat diluruskan dan disempurnakan menjadi informasi yang konstruktif dan bermanfaat bagi publik,” ujar Rofiq Azmi.
Ia juga mengungkapkan bahwa komunikasi intensif telah dilakukan dengan sejumlah stakeholder penting, termasuk jajaran kepolisian di wilayah Banyuwangi. Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. guna memastikan sinergi mengajak semua elemen masyarakat,
Stakeholder dan jajaran kepolisian dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman serta nyaman menjelang hari raya.
Rofiq menegaskan bahwa upaya perbaikan jalan ini bukan sekadar respons terhadap keluhan masyarakat, melainkan langkah preventif agar potensi kecelakaan akibat jalan rusak dapat diminimalkan. Ia menilai bahwa kondisi infrastruktur yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran arus mudik serta menjaga citra daerah sebagai wilayah yang tertib dan ramah bagi para pemudik.
“Harapan kami sederhana namun penting: masyarakat Banyuwangi dapat menikmati perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan tanpa hambatan akibat kondisi jalan yang rusak. Banyuwangi harus tetap menjadi daerah yang baik, ramah, dan membanggakan,” tegasnya.
Lebih jauh, APPM juga berkomitmen untuk terus mengawal proses perbaikan jalan tersebut agar dilakukan secara cepat, tepat, dan merata di berbagai titik rawan kerusakan. Organisasi kepemudaan ini bahkan membuka ruang partisipasi masyarakat untuk melaporkan kondisi jalan yang membutuhkan perhatian segera.
Pengamat kebijakan publik menilai langkah APPM sebagai contoh nyata peran kontrol sosial yang konstruktif dari elemen masyarakat sipil. Sinergi antara organisasi masyarakat, aparat keamanan, serta pemerintah daerah diyakini mampu mempercepat solusi terhadap persoalan infrastruktur yang selama ini menjadi keluhan publik.
Dengan meningkatnya koordinasi lintas sektor serta dukungan media, APPM berharap perbaikan jalan di Banyuwangi dapat segera terealisasi sebelum puncak arus mudik Lebaran, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari langkah-langkah kolaboratif tersebut.
Media Nasional Ganesha Abadi menilai bahwa keterlibatan aktif masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah merupakan bagian penting dari demokrasi partisipatif. Upaya kolektif seperti yang dilakukan APPM diharapkan menjadi contoh bahwa kepedulian sosial dapat berkontribusi nyata dalam menghadirkan solusi bagi kepentingan publik.
(Red)







