BANGKALAN – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Polres Bangkalan Polda Jatim menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan fokus pengamanan di sejumlah titik rawan, termasuk wilayah Kecamatan Blega.
Langkah tegas ini menjadi bentuk komitmen aparat kepolisian dalam memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman, nyaman, dan tanpa gangguan kriminalitas jalanan.
Kapolres Bangkalan, AKBP Wibowo, menegaskan bahwa patroli KRYD tidak sekadar rutinitas seremonial, melainkan langkah preventif dan represif terukur untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
“Kami fokus mencegah tindak pidana yang berpotensi mengganggu kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa,” tegas AKBP Wibowo, Selasa (3/3/2026).
Sasar Kejahatan 3C hingga Penyakit Masyarakat
Patroli KRYD difokuskan pada pencegahan berbagai bentuk kriminalitas, di antaranya:
- Kejahatan 3C (Curas, Curat, dan Curanmor)
- Premanisme
- Balap liar dan adu lari disertai taruhan
- Peredaran petasan ilegal
- Begal
- Miras dan narkoba
- Penyakit masyarakat lainnya
Petugas juga melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor yang melintas, khususnya yang mencurigakan. Pemeriksaan dilakukan secara humanis namun tetap tegas sesuai prosedur hukum.
13 Motor Tanpa STNK Diamankan
Dalam patroli yang digelar sejak Sabtu (28/2/2026) hingga Minggu dini hari (1/3/2026), petugas berhasil mengamankan 13 unit sepeda motor yang tidak dilengkapi surat tanda nomor kendaraan (STNK).
“Ke-13 kendaraan tersebut diamankan di wilayah Blega karena saat dilakukan pemeriksaan tidak dapat menunjukkan surat-surat kendaraan,” jelas Kapolres.
Namun demikian, pihak kepolisian membuka ruang bagi pemilik sah untuk mengambil kendaraan tersebut tanpa biaya apa pun, dengan syarat membawa dokumen kepemilikan yang lengkap dan sah.
“Silakan cek nomor rangka (noka) dan nomor mesin (nosin). Jika sesuai dengan data yang dimiliki, kendaraan bisa diambil di Mapolres Bangkalan, gratis tanpa biaya apapun,” tegasnya.
Kapolres juga mengingatkan agar kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis standar agar dikembalikan ke kondisi asli sebelum digunakan kembali.
Komitmen Pengamanan Berkelanjutan
Polres Bangkalan menegaskan bahwa KRYD akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan, terutama pada jam-jam rawan kriminalitas. Strategi ini bertujuan meminimalisir potensi gangguan kamtibmas selama Ramadhan serta menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama.
“Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” pungkas AKBP Wibowo.
Dengan penguatan patroli dan tindakan terukur ini, diharapkan suasana Ramadhan di Bangkalan tetap kondusif, tertib, dan penuh khidmat.
(Red)







