Jakarta Timur – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, yang diwakili Inspektur Jenderal (Irjen) TNI Laksdya TNI Hersan, memimpin acara Penandatanganan Kontrak Pengadaan Barang/Jasa secara kolektif UO Mabes TNI Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (28/01/2026).
Pengadaan barang dan jasa UO Mabes TNI TA 2026 mencakup 49 kontrak, dengan rincian 46 kontrak pengadaan serta pemeliharaan peralatan dan mesin, sarana dan prasarana, serta alat komunikasi dan elektronika. Selain itu, terdapat 3 kontrak pengadaan gedung dan bangunan serta sarana prasarana yang dilaksanakan melalui program Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Pada kesempatan yang sama, Mabes TNI juga melaksanakan penandatanganan 4 perjanjian kerja sama strategis dengan PT Telkom, PT Telkomsat, dan PT Linknet, sebagai bagian dari penguatan dukungan teknologi dan infrastruktur komunikasi TNI.
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Irjen TNI, ditegaskan bahwa penandatanganan kontrak secara kolektif merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2015 tentang percepatan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah. Langkah ini dinilai strategis untuk mempercepat serapan anggaran, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, serta mencegah terjadinya kegiatan lintas tahun.
Panglima TNI berharap mekanisme penandatanganan kontrak secara kolektif dapat dilaksanakan secara berkesinambungan setiap tahun. Seluruh pejabat pengadaan diingatkan agar menjalankan proses pemilihan penyedia secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan, sementara pejabat pembuat komitmen serta penyedia barang dan jasa diminta melaksanakan kontrak secara konsisten sesuai perjanjian.
Menutup amanatnya, Panglima TNI menegaskan bahwa pengawasan internal memiliki peran strategis dalam menjamin kelancaran, ketepatan waktu, serta akuntabilitas pengadaan barang dan jasa di lingkungan TNI.
“Inspektorat Jenderal TNI sebagai APIP agar membantu pelaksanaan kegiatan untuk mencegah timbulnya permasalahan dan keterlambatan penyelesaian pengadaan barang dan jasa, serta mempercepat proses pengadaan di satuan kerja masing-masing,” tegasnya.
Autentikasi:
Kabidpenum Puspen TNI
Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi
#tniprima #tnirakyat #indonesiamaju #tnisiagabencana








