BANYUWANGI – Komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuwangi di bawah kepemimpinan Bupati Ipuk Fiestiandani untuk menghadirkan layanan kesehatan modern terus diwujudkan melalui berbagai inovasi di RSUD Blambangan. Salah satu terobosan terbaru yang kini resmi tersedia adalah tindakan Laparoskopi Kolesistektomi, atau yang lebih dikenal sebagai bedah teropong batu empedu—sebuah prosedur bedah minimal invasif yang menawarkan penyembuhan jauh lebih cepat dibanding metode konvensional.
Apa Itu Laparoskopi Kolesistektomi?
Laparoskopi Kolesistektomi merupakan metode pembedahan modern untuk mengangkat kantong empedu yang mengalami gangguan, terutama akibat batu empedu. Jika operasi konvensional membutuhkan sayatan besar sepanjang 10–15 cm, teknik laparoskopi hanya memerlukan sayatan mikro 0,5–1 cm. Minimnya luka sayatan ini membuat prosedur menjadi jauh lebih nyaman bagi pasien.
Metode ini terbukti memberikan berbagai keuntungan, seperti:
- Nyeri pascaoperasi lebih ringan
- Waktu rawat inap lebih singkat
- Pemulihan lebih cepat, aktivitas kembali normal lebih awal
- Risiko infeksi lebih rendah
Dengan teknologi ini, pasien tidak lagi harus menghadapi proses pemulihan lama atau kendala mobilitas yang berkepanjangan.
Tim Bedah Ahli RSUD Blambangan
Tindakan laparoskopi kolesistektomi di RSUD Blambangan dilakukan oleh tim medis berpengalaman yang dipimpin oleh dr. Arif Dharmawan, Sp.B, FINACS.
Sebelum tindakan dilakukan, pasien terlebih dahulu menjalani pemeriksaan USG untuk memastikan keberadaan batu empedu. Umumnya, pasien datang dengan keluhan yang sering disalahartikan sebagai penyakit lambung, seperti:
- Sakit maag berulang
- Mual berkepanjangan
- Perut kembung
- Nyeri perut kanan atas
Keluhan-keluhan tersebut sering kali tidak membaik meski telah mendapat terapi obat-obatan rutin, sehingga pemeriksaan lanjutan sangat diperlukan untuk memastikan diagnosis batu empedu.
Komitmen RSUD Blambangan untuk Layanan Kesehatan Modern
Plt. Direktur RSUD Blambangan, dr. Asiyah, MMRS, FISQua, menegaskan bahwa pengembangan layanan laparoskopi merupakan bagian dari upaya RSUD Blambangan meningkatkan mutu pelayanan dan memperluas akses masyarakat terhadap teknologi medis mutakhir.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang aman, efektif, dan berbasis teknologi terkini. Laparoskopi Kolesistektomi ini adalah salah satu langkah nyata kami dalam memberikan pelayanan terbaik bagi warga Banyuwangi dan sekitarnya,” ujar dr. Asiyah.
Dengan hadirnya layanan unggulan ini, RSUD Blambangan berharap semakin banyak pasien yang dapat tertangani lebih cepat, lebih aman, dan dengan tingkat kenyamanan yang lebih tinggi.
(Red)








