Jakarta — Kepala Pusat Zeni Angkatan Darat (Kapusziad) Mayor Jenderal TNI Budi Hariswanto, S.Sos., menegaskan bahwa Zeni TNI AD akan terus memperkuat peran strategisnya dalam menjaga kedaulatan negara, membangun infrastruktur nasional, serta mendukung misi perdamaian dunia.
Pernyataan tersebut disampaikan Kapusziad usai acara Syukuran HUT Ke-80 Zeni TNI AD yang digelar di Markas Pusziad, Jakarta, Rabu (15/10/2025).
“Delapan puluh tahun pengabdian Zeni bukan hanya tentang membangun jembatan dan fasilitas militer, tetapi juga tentang membangun kepercayaan rakyat dan memperkuat ketahanan bangsa,” ujar Mayjen TNI Budi Hariswanto.
Dengan mengusung tema “Zeni TNI AD Menjaga Kedaulatan, Membangun NKRI, dan Menjaga Perdamaian Dunia,” Kapusziad menjelaskan bahwa tema tersebut mencerminkan tiga pilar utama peran Zeni, yakni sebagai pembela kedaulatan, pelopor pembangunan, dan duta kemanusiaan.
Zeni TNI AD juga berperan aktif dalam berbagai misi perdamaian dunia. Beberapa satuan seperti Yonzikon 14/SWS kini tergabung dalam misi MINUSCA di Republik Afrika Tengah, sementara Denzipur 10/KYD bertugas di Kongo (MONUSCO). Selain itu, Zeni juga tengah menyiapkan satuan untuk misi kemanusiaan di Gaza.
Di dalam negeri, satuan-satuan Zeni terus mendukung operasi perbatasan, penanganan bencana alam, serta pembangunan sarana vital masyarakat di wilayah terpencil.
“Zeni akan terus berinovasi dan beradaptasi dengan teknologi modern seperti Building Information Modeling (BIM) untuk memperkuat kemampuan konstruksi dan kemanusiaan,” tegas Kapusziad.
Acara syukuran HUT ke-80 Zeni TNI AD berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh pejabat utama Pusziad, para mantan Kapusziad, komandan satuan jajaran, serta keluarga besar Zeni TNI AD. Kegiatan ini juga disiarkan secara live streaming ke seluruh satuan Zeni di Indonesia.
Perayaan ini menjadi momentum penting bagi seluruh prajurit Zeni untuk terus memperkokoh semangat pengabdian, menjaga profesionalisme, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa.
(Pen Pusziad)








