Surabaya – Tragedi meninggalnya driver ojek online, Almarhum Affan Kurniawan, menuai perhatian luas masyarakat. Aktivis Perempuan dan Sosial Jawa Timur, Hj. Siti Rafika Hardhiansari, S.Si., turut menyampaikan belasungkawa mendalam.
Dalam pernyataannya, Rafika mendoakan almarhum dan almarhumah yang gugur dalam aksi demonstrasi belakangan ini, baik dari kalangan sipil maupun aparat.
“Turut berdukacita sedalam-dalamnya. Semoga almarhum-almarhumah, seperti Saiful Akbar, Sarina Wati, Muhamad Akbar Basri (Abay), hingga Rusdamdiansyah (Dandi) dari Makassar, mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan,” ucap Rafika.
Ia menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil dan transparan atas kasus meninggalnya Affan Kurniawan. Menurutnya, peristiwa ini tidak hanya melukai keluarga korban, tetapi juga mencederai rasa keadilan masyarakat, khususnya komunitas driver ojol.
“Oknum yang bersalah harus diproses secara hukum. Supremasi hukum harus ditegakkan agar masyarakat percaya hukum berpihak pada keadilan,” tegasnya.
Rafika juga mengingatkan agar masyarakat tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang berusaha mengadu domba antara aparat dan rakyat.
“Polisi di lapangan juga punya keluarga. Jangan mau kita dipecah belah oleh oknum yang ingin merusak persatuan bangsa,” tambahnya.
Selain itu, Rafika meminta DPR RI mendengarkan aspirasi rakyat dengan segera mengesahkan UU Perampasan Aset Koruptor. Ia juga mengingatkan agar wakil rakyat tidak melakukan flexing atau menyampaikan pernyataan yang menyinggung masyarakat di tengah kondisi sulit.
“Banyak rakyat yang bahkan kesulitan untuk makan. Mari bersama menjaga hati, menjaga lisan, dan menjaga sikap kita untuk membangun Indonesia maju yang adil dan makmur,” tutupnya.
(Redho)







