Medan – Semangat memerangi narkoba terus digaungkan di Sumatera Utara. Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2025, DPW PKS Sumut menggelar senam massal yang diikuti lebih dari 200 peserta di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kelurahan Sei Sikambing C II, Kecamatan Medan Helvetia. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Sumut Bersih Narkoba (BERSINAR).
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Sumut, Dr Hariyanto, LC, MA, bersama para coach dan kader PKS yang turut meramaikan acara.
Di sela kegiatan, Dr Hariyanto menegaskan dukungan penuh PKS Sumut kepada aparat pemerintah dan penegak hukum, khususnya Polda Sumut, dalam memberantas peredaran narkoba.
“Sumut yang bersih dari narkoba harus menjadi prioritas utama. Untuk itu, Polda Sumut dan instansi terkait harus semakin bersemangat dalam upaya pemberantasan narkoba,” ujar Hariyanto yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Syariat Wilayah (DSW) PKS Sumut.
Ia menambahkan, komitmen PKS dalam perang terhadap narkoba tidak hanya sebatas retorika. Fraksi PKS Sumut mewajibkan setiap anggota dewan dan stafnya menjalani tes urine sebagai bentuk komitmen bersih narkoba.
“Kita ingin menunjukkan bahwa PKS bersih dari narkoba, mulai dari internal kami sendiri,” jelasnya.
Hariyanto turut mengapresiasi upaya Polda Sumut dalam pemberantasan narkoba, namun ia berharap Sumut tidak lagi menempati peringkat pertama sebagai provinsi dengan tingkat penyalahgunaan narkoba tertinggi di Indonesia.
“Sudah lima tahun Sumut bertahan di posisi pertama, ini memalukan. Harapannya Polda Sumut semakin melibatkan masyarakat dan bekerja lebih keras agar Sumut benar-benar bersih dari narkoba,” tegasnya.
PKS Sumut, lanjut Hariyanto, telah menginstruksikan struktur partai hingga tingkat kabupaten/kota untuk menyatakan perang terhadap narkoba, serta aktif turun ke masyarakat guna mensosialisasikan bahaya narkoba.
Selain senam massal, kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan undian lucky draw berhadiah berbagai barang menarik, seperti televisi, kipas angin, paket sembako, hingga rice cooker.
(Tim/RI-1)








