Pati – Cabang Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Wilayah Kendeng Muria mendapat sorotan tajam terkait dugaan kelalaian dalam mengawasi aktivitas tambang galian C di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati. Aktivitas tambang yang diduga ilegal ini disebut telah berlangsung hampir lima tahun tanpa penindakan yang tegas.
Tambang seluas 5,07 hektare di Dukuh Dekem dan Dukuh Sangklur ini memanfaatkan izin operasi yang tercatat dalam plang proyek bernomor 543.32/6612 Tahun 2020, namun lokasi tambang dinilai tidak sesuai dengan yang tertulis dalam izin tersebut. Bahkan, informasi terkait nama pemilik tambang terlihat sengaja disamarkan, menyisakan spekulasi liar di masyarakat.

Kondisi lahan tambang kini gersang, tidak rata, dan tidak dapat difungsikan sebagai lahan pertanian berkelanjutan. Kerusakan ini menimbulkan dampak lingkungan serius, termasuk hilangnya lahan produktif, polusi udara dan air, hingga kerusakan infrastruktur akibat lalu lintas alat berat. Kerugian yang ditimbulkan tidak hanya bersifat lingkungan, tetapi juga berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.
Tim ESDM yang sempat mendatangi lokasi tambang pada Desember 2024 menemukan alat berat yang masih aktif digunakan. Namun, tidak ada tindakan tegas seperti penyitaan alat atau penghentian operasional tambang. Hal ini memunculkan dugaan kelalaian dalam menjalankan tugas pengawasan.
Masyarakat setempat mendesak pemerintah dan aparat hukum untuk bertindak tegas terhadap aktivitas tambang ilegal. Beredar spekulasi tentang aliran dana tidak resmi kepada pihak tertentu, yang dituding menjadi penyebab lemahnya pengawasan dan penindakan. Selain kerugian lingkungan, pajak retribusi daerah yang seharusnya masuk ke kas daerah hilang begitu saja.
Secara hukum, pelaku tambang galian C ilegal dapat dijerat dengan pidana penjara hingga lima tahun dan denda maksimal Rp100 miliar. Namun, hingga kini, aktivitas tambang tanpa izin di Desa Sumbermulyo masih berjalan tanpa hambatan, menyisakan kerusakan lingkungan dan ketimpangan sosial yang besar. Apakah kita akan terus membiarkan ini terjadi?
(Tim)








