TULUNGAGUNG – Setiap memasuki pekan ketiga Juni di sekolah selalu diagendakan kegiatan perpisahan murid yang lulus. Yayasan Bina Insan Kamil Tuban melakukan inovasi dan kreasi “Penghantaran Murid” atau dalam bahasa Arab disepadankan dengan haflah tahrij. Kegiatan dijalankan kerja sama antara yayasan, orang tua murid dan guru mengambil tempat di hall Yayasan Bina Insan Kamil Tuban, Jalan Al Falah II Tuban. Rangkaian kegiatan dimulai pada Jum’at (21/06/2024) untuk jenjang KB dan TK. Disusul jenjang SD pada Sabtu (22/06/2024). Dan terakhir pada Ahad (23/06/2024) untuk jenjang SMP Techno Insan Kamil Tuban.
Ketua Umum Yayasan Bina Insan Kamil Tuban, KH Imam Mawardi Ridlwan dalam sambutannya bahwa mendampingi, membina dan melatih murid adalah untuk menghantar mereka mampu memasuki masa kehidupan baligh. Para murid mampu menjalankan kehidupan baligh penuh tanggung jawab.
Masih menurut Abah Imam bahwa kehidupan yang baligh adalah anak kita terbebani kewajiban dan tanggung jawab. Meraka memahami dirinya sendiri untuk mempertanggungjawabkan seluruh perilaku dan karya. Tugas guru adalah Menghantarkan murid mampu baligh secara iqtishodi (baligh ekonomi). Yaitu kemandirian ekonomi para murid.
Pembina Yayasan Bina Insan Kamil Tuban, Hj. Endang Sulastri yang istiqomah hadir sejak Jum’at (21/06/2024) menuturkan bahwa penghantaran santri sebagai upaya Yayasan Bina Insan Kamil Tuban untuk menyiapkan para santri melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
“Kelompok Bermain (KB) Insan Kamil Tuban sekitar 85 prosen meneruskan ke TK Insan Kamil Tuban. Demikian juga TK ke SD Insan Kamil Tuban. Sedangkan jenjang SD melanjutkan ke SMP Techno sekitar 55 prosen. Sedangkan yang dari SMP tekno ke jenjang MA Sains Bina Insan Kamil Tuban hingga hari ini, Ahad (23/06/2024) baru 25 prosen. Yayasan Bina Insan Kamil Tuban mendo’akan semua yang telah lulus dalam perlindungan Alloh Ta’ala, dan melanjutkan pembiasan tadarus Al Qur’an dan selalu sholat di awal waktu,” jelasnya.
(Red)








