Denpasar – Upaya menjaga stabilitas keamanan wilayah perairan terus diperkuat jajaran Polresta Denpasar melalui patroli laut intensif yang digelar secara berkelanjutan. Langkah ini menjadi bentuk nyata komitmen kepolisian dalam memastikan situasi kamtibmas tetap aman, terkendali, dan kondusif di kawasan pesisir Bali yang strategis.
Atas arahan Kasat Polairud Kompol Wiastu Andri Prajitno, patroli laut dilaksanakan pada Kamis, 30 April 2026, menggunakan Kapal Polisi (KP) Lumba-Lumba dengan nomor lambung XI-1012. Kegiatan dipimpin langsung oleh PS Kasubnit Patwalair Aipda I Nyoman Darmadi, didampingi Danpal Bripka Marthen Eduard Ndoloe bersama personel Bripka I Nyoman Ariawan dan ABK Aipda I Nyoman Sumada.
Patroli menyasar jalur vital perairan, dimulai dari kawasan Pelabuhan Benoa, bergerak ke perairan Tanjung Benoa, dilanjutkan ke wilayah Nusa Dua hingga perairan Serangan. Kawasan tersebut dikenal sebagai titik aktivitas maritim tinggi, baik untuk pariwisata, perikanan, maupun lalu lintas kapal.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menegaskan bahwa patroli ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah preventif yang terukur dalam menutup celah potensi gangguan keamanan di laut.
“Pengawasan kami lakukan secara menyeluruh, termasuk terhadap kapal yang keluar masuk pelabuhan serta aktivitas masyarakat di laut. Ini bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat,” tegasnya.
Selama patroli berlangsung, situasi perairan terpantau aman dan kondusif dengan dukungan cuaca cerah serta kondisi air laut pasang. Namun demikian, personel tetap meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pemeriksaan terhadap kapal yang melintas guna memastikan kelengkapan dokumen dan mencegah potensi penyelundupan barang terlarang.
Tidak hanya penegakan hukum, pendekatan humanis juga dikedepankan. Petugas aktif memberikan imbauan kepada nelayan dan pemancing agar selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca dari BMKG, serta memastikan penggunaan alat keselamatan saat beraktivitas di laut.
Penegasan ini penting mengingat dinamika cuaca laut yang kerap berubah secara cepat dan berpotensi membahayakan keselamatan.
Dengan intensifikasi patroli laut ini, Polresta Denpasar menunjukkan keseriusannya dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kehadiran negara di tengah aktivitas maritim masyarakat.
“Patroli laut adalah garda depan dalam mencegah potensi gangguan keamanan. Kami pastikan wilayah perairan hukum Polresta Denpasar tetap aman, terkendali, dan bebas dari aktivitas ilegal,” pungkasnya.
(Red)








