SRAGEN — Komitmen TNI AD dalam mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di lapangan. Serka Sugeng Riyadi, bersama dua personel Koramil 02/Karangmalang Kodim 0725/Sragen, melaksanakan pendataan akurat terhadap balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di wilayah binaannya, Jumat (30/1/2026).
Pendataan ini menjadi langkah strategis awal untuk memastikan Program Makanan Bergizi (MBG) dapat direalisasikan secara tepat sasaran, terukur, dan sesuai kebutuhan riil masyarakat, khususnya kelompok rentan ibu dan anak.
Dalam pelaksanaannya, Babinsa turun langsung ke lapangan dengan menggandeng perangkat desa, kader Posyandu, serta tenaga kesehatan setempat. Data yang dihimpun meliputi jumlah balita, kondisi kesehatan, usia kehamilan, serta status ibu menyusui, sehingga menjadi basis valid dalam perencanaan dan distribusi program MBG.
Serka Sugeng menegaskan bahwa keakuratan data merupakan kunci keberhasilan program pemerintah. Menurutnya, data yang valid akan memastikan bantuan gizi benar-benar diterima oleh pihak yang membutuhkan, sekaligus menjadi instrumen penting dalam pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
“Pendataan ini bukan sekadar administrasi, tetapi bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan generasi. Dengan data yang tepat, intervensi gizi bisa dilakukan secara efektif,” ujar Serka Sugeng.
Selain melakukan pendataan, Babinsa juga mengimbau masyarakat agar aktif mengikuti kegiatan Posyandu serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan ibu dan anak. Ia menekankan pentingnya sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat sebagai fondasi keberhasilan program MBG di wilayah.
Melalui kegiatan ini, Koramil 02/Karangmalang berharap Program MBG dapat berjalan optimal, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan serta kesejahteraan ibu dan anak di Kabupaten Sragen.
(Agus Kemplu)








