Aceh — Wakil Panglima (Wapang) TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, melaksanakan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah terdampak banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Jumat (5/12/2025). Kunjungan ini menjadi bentuk respons cepat TNI dalam memastikan kondisi prajurit serta masyarakat yang terdampak, sekaligus menegaskan komitmen TNI hadir di tengah rakyat dalam situasi darurat kemanusiaan.
Mengawali peninjauan, Wapang TNI mendatangi Koramil 06/Samudera di Desa Blang Peuria, Kecamatan Samudera, Aceh Utara. Fasilitas Koramil tersebut terendam banjir akibat curah hujan tinggi yang melanda sejak beberapa hari terakhir. Di lokasi, Wapang TNI mengecek langsung kondisi kerusakan sarana prasarana, mendengarkan laporan dari jajaran Korem 011/Lilawangsa dan Kodim setempat, serta mengevaluasi langkah penanganan darurat yang telah dan akan dilakukan.
Peninjauan dilanjutkan ke Batalyon TP 853/BRB di Dusun Baro Jaya, Desa Gampong Keude, Kecamatan Peudawa, Aceh Timur. Selain meninjau markas batalyon, Wapang TNI juga memberikan pengarahan kepada prajurit, memberikan motivasi, serta menyerahkan bantuan bencana alam untuk keluarga besar satuan yang terdampak banjir.
Rangkaian kunjungan berlanjut ke Kompi C Yonif 111/KB di Serbajadi (Lokop). Di wilayah terpencil yang aksesnya cukup menantang tersebut, Wapang TNI kembali memberikan arahan kepada prajurit sekaligus melaksanakan dropping bantuan bagi personel dan masyarakat sekitar yang terkena dampak bencana.
Menutup kunjungan, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menuju Mako Yonif 111/KB Tualang Cut, Aceh Tamiang. Di lokasi ini, bantuan kembali disalurkan untuk prajurit dan keluarga yang terdampak, sebagai bentuk kepedulian TNI dalam memastikan kesejahteraan prajurit tetap terjamin meski sedang menghadapi situasi sulit.
Kehadiran Wapang TNI di titik-titik bencana menjadi bukti nyata kepedulian pimpinan TNI terhadap anggotanya, sekaligus memastikan kesiapan satuan dalam membantu warga. Momentum ini menegaskan bahwa TNI selalu hadir di garis depan dalam operasi kemanusiaan, khususnya dalam penanganan bencana alam di Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang.
Autentikasi:
Kabidpenum Puspen TNI
Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi








