BANYUWANGI – Mengantisipasi dampak curah hujan tinggi yang melanda wilayah Blimbingsari, Babinsa Desa Karangrejo Serda Herman Krismiardika bersama warga melaksanakan karya bakti pembersihan saluran air di Dusun Rejosari, Sabtu (22/11/2025). Kegiatan ini menjadi langkah responsif untuk memastikan aliran air tetap lancar dan lingkungan terhindar dari ancaman banjir.
Fokus pada Drainase dan Kebersihan Lingkungan
Selama beberapa hari terakhir, hujan deras menyebabkan tumpukan lumpur dan sampah menyumbat jalur air. Melihat kondisi tersebut, kegiatan gotong royong difokuskan pada:
- Pengangkatan endapan lumpur
- Pembersihan saluran air yang tersumbat
- Penataan area sekitar jalur aliran air
Langkah ini menjadi upaya penting dalam mencegah genangan, menjaga sanitasi, dan memastikan sistem drainase desa tetap berfungsi optimal.
Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat
Karya bakti ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa, perangkat dusun, linmas, hingga masyarakat setempat. Kebersamaan dalam aksi lapangan ini menunjukkan bahwa penanganan lingkungan bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi peran kolektif seluruh elemen desa.
Sinergi tersebut sekaligus memperkuat nilai gotong royong sebagai budaya sosial yang masih relevan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan wilayah.
Pesan Babinsa: Jaga Lingkungan, Jaga Desa
Serda Herman menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar pekerjaan fisik, tetapi juga dorongan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
“Dengan kerja bakti ini, kami berharap lingkungan tetap bersih, sehat, dan terhindar dari potensi banjir. Selain itu, kegiatan seperti ini dapat mempererat hubungan Babinsa dan masyarakat dalam menjaga kenyamanan desa,” ujarnya.
Langkah Antisipatif Hadapi Musim Hujan
Kegiatan ini menjadi bagian dari kesiapsiagaan Desa Karangrejo dalam menghadapi musim hujan. Dengan saluran air yang kembali lancar, Dusun Rejosari diharapkan tetap aman dari genangan dan potensi bencana hidrometeorologi.
Karya bakti ini sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan adalah investasi bersama demi desa yang lebih bersih, sehat, dan tangguh menghadapi cuaca ekstrem.
(Red)







