BANYUWANGI-GANESHAABADI.COM | Proyek Plengsengan di jl Sempu Dusun melek desa parijatah kulon kecamatan Srono banyuwangi diduga sengaja menyembunyikan informasi terhadap masyarakat karena pekerjaan tersebut yang sudah berjalan kurang lebih 14 hari tidak di sertai papan informasi proyek.
Pemasangan papan nama informasi proyek adalah implementasi azas transparansi, sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengawasan.
Menurut Amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.
Bukan hanya tidak ada papan informasi, pekerjaan proyek itu diduga dikerjakan asal-asalan sehingga terlihat campuran adukan dalam pemasangan batu tidak sesuai, nampak jelas dari warna campuran adukan warna coklat tanah, apalagi saat pemasangan pondasi dipasang di atas air menggenang.
Saat di konfirmasi media seluruh pegawai bangunan (kuli) tidak mau menjawab pertanyaan media, terlihat mereka sudah di beri tahu oleh pihak CV agar tidak mengatakan apapun juga, nampak terlihat saat media melakukan konfirmasi. Sabtu (14/10/23)
Sebut saja Badrun salah satu kuli bangunan mengatakan” Sudah kurang lebih 14 hari ini mas kami bekerja, untuk lainya kami kurang tau,dikarenakan kami hanya sebagai kuli saja,”ucap badrun,
Dendi Eka wardana SH Salah satu pemerhati lingkungan menyayangkan adanya pekerjaan proyek pemerintah tanpa papan informasi asal-usul pekerjaan”, Pantauan kami di lapangan semestinya pekerjaan proyek pemerintah, besar atau kecilnya nilai anggaran harus ada papan informasinya.
Agar masyarakat turut serta untuk mengawasi pekerjaan tersebut, apalagi yang kami lihat pekerjaan Plengsengan itu di kerjakan di atas air mengalir, sudah pasti kwalitasnya tidak sesuai RAB (rencana anggaran belanja) apalagi terlihat dari warna campuran bahan adukanya terlihat warna coklat seperti lumpur, Besar harapan kami agar pemerintah juga turut mengawasi pekerjaan dari CV siluman tersebut,” pungkas Dendi.
(snc)










