Tuban, 8 Agustus 2025 — Sebuah kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kabupaten Tuban. Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tahfidz Bina Insan Kamil (BIK) Tuban yang baru berdiri dan menerima murid di tahun ajaran 2025/2026, langsung mengukir prestasi tingkat nasional.
Dalam ajang Science Math English Contest (SMEC) 2025 yang diselenggarakan oleh Emerald Education Centre, salah satu siswi MI Tahfidz BIK Tuban, Mezura Dzikrina Al Abqary, berhasil meraih Medali Perunggu. Hebatnya, Mezura saat ini masih duduk di kelas 1, namun sudah mampu bersaing dengan peserta dari seluruh Indonesia dan lolos ke babak penyisihan selanjutnya.
Kepala Madrasah MI Tahfidz BIK Tuban, Susilowati, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menyebut bahwa prestasi ini menjadi motivasi besar bagi seluruh siswa.
> “Ini semua anugerah dari Allah Ta’ala. Semoga menjadi pemacu semangat bagi murid-murid MI Tahfidz BIK Tuban untuk terus menuntut ilmu dan menggali potensi diri sejak dini. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada kedua orang tua Ananda Mezura atas dukungan penuh mereka,” tutur Susilowati.
Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Bina Insan Kamil (Yabika) Tuban, KH. Imam Mawardi Ridlwan, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Lembaga Dakwah PWNU Jawa Timur, turut memberikan apresiasi dan doa.
> “Perjuangan Ananda Mezura menunjukkan semangat belajar, ketekunan, dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan. Ini adalah berkah luar biasa,” ujar Abah Imam melalui pesan WhatsApp.
Ia juga mengajak seluruh keluarga besar MI Tahfidz BIK Tuban dan para wali santri untuk mendukung dan mendoakan Ananda Mezura dalam menghadapi babak selanjutnya.
> “Hadza Min Fadhli Rabbi, ini merupakan karunia dari Allah Ta’ala. Semoga dimudahkan, dilancarkan, dan diberkahi dalam setiap langkah perjuangannya,” tutup Abah Imam.
MI Tahfidz BIK Tuban yang berlokasi di kawasan ring road Tuban ini mengusung konsep pendidikan dasar berbasis tahfidz Al-Qur’an yang dikombinasikan dengan penguatan akademik. Capaian Mezura menjadi bukti bahwa integrasi antara pendidikan agama dan sains mampu mencetak generasi muda yang unggul dan berprestasi.
(Red)








