Musi Rawas – Seorang awak media menjadi korban dugaan intimidasi dan tindakan arogan oleh Kepala Desa Kebur Lama, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Peristiwa itu bermula saat awak media berupaya melakukan wawancara langsung dengan Kades untuk keperluan peliputan, Sabtu (26/07/2025).
Sebelumnya, pada Rabu (24/07/2025), awak media telah menghubungi oknum Kades berinisial U untuk membuat janji wawancara seputar pengelolaan Dana Desa serta sejumlah proyek fisik yang dilaksanakan di wilayah tersebut. Namun, menurut keterangan korban, sang Kades terkesan enggan merespons dan lamban menanggapi permintaan wawancara.
Hingga akhirnya, oknum Kades tersebut menghubungi korban melalui telepon dengan nada tinggi dan kata-kata kasar.
“Kacuk mak nga!” bentak Kades U dalam percakapan telepon yang dilaporkan oleh korban.
Tidak berhenti di situ, intimidasi terus berlanjut. Beberapa orang yang diduga dari kelompok LSM turut memback-up tindakan sang Kades, menambah tekanan terhadap korban yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.
Atas perlakuan tersebut, korban berencana melayangkan laporan resmi kepada Bupati Musi Rawas serta Inspektorat Kabupaten Musi Rawas. Laporan itu dimaksudkan agar oknum Kades U segera dipanggil untuk dievaluasi terkait kinerja dan penyelenggaraan Dana Desa di Desa Kebur Lama.
Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Desa Kebur Lama belum memberikan klarifikasi atas dugaan tindakan kasar, arogan, dan intimidatif yang dilaporkan.
(Erwin)








