Jakarta – Pemerintah Kota Lubuk Linggau menggelar audiensi bersama jajaran manajemen PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) di Jakarta pada Rabu, 17 Juli 2025. Pertemuan ini membahas status aset Pasar Inpres Blok A dan Blok B yang berada dalam kepemilikan PT KAI.
Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat, hadir langsung dalam pertemuan tersebut didampingi oleh Sekda Kota Lubuk Linggau, Ir. H. Trisko Defriyansa, S.T., M.Si., IPU, serta sejumlah kepala OPD dan pejabat teknis.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota menyampaikan rencana strategis pemerintah daerah untuk membangun dan merevitalisasi Pasar Inpres guna meningkatkan pelayanan publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Namun, rencana tersebut belum dapat dilaksanakan karena status kepemilikan lahan pasar masih tercatat sebagai aset PT KAI.
“Kami berharap adanya sinergi dan dukungan dari PT KAI agar program pembangunan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” kata Wali Kota.
Audiensi ini diterima langsung oleh Direktur Niaga PT KAI, Hadis Surya Palapa, beserta Vice President of Non-Transport Commercialization. Kedua belah pihak berdiskusi secara terbuka untuk mencari solusi terbaik terkait pemanfaatan lahan tersebut.
Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN, demi mendukung pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Lubuk Linggau.
Turut hadir dalam rombongan Pemkot Lubuk Linggau, antara lain Kepala DPMPTSP, Kepala Dinas PUPR, Kepala Bapenda, Kepala Bapedalitbang, Kepala Dinas Perhubungan, Plt. Kasat Pol PP, Kabag Prokopim, Sekretaris BPKAD, Kadisperindag, Kabag Pemerintahan, serta tenaga ahli pemerintah kota.
(Erwin, Kaperwil Sumsel – Lubuklinggau, Musi Rawas Utara)








